PADEK.JAWAPOS.COM—Hujan deras yang melanda Kota Padang Kamis (21/5) malam menyebabkan air sungai Guo Kuranji meluap. Luapan air tidak saja merendam puluhan rumah warga sekitar tapi juga menyebabkan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Guo milik Perumda Air Minum Kota Padang terhenti.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang Adhie Zein mengatakan, derasnya hujan Kamis sore hingga malam hari mengakibatkan debit air baku sungai Guo meluap dan menyumbat intake.
Intake terpaksa di-off-kan sementara dan operasional IPA pun dihentikan sampai kondisi air sungai normal. Intake dipenuhi material pasir dan lumpur sehingga tidak bisa dilakukan pengolahan.
“IPA Guo berhenti sementara beroperasi dan pengaliran air ke pelanggan di area Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Tarok Indah1 dan 2, sebagian Balaibaru, Taratakpaneh, Taruko 1 dan 2 menjadi terhenti,” ujarnya Jumat pagi.
Baca Juga: Konsisten Jalankan CSR Berkelanjutan, PT Semen Padang Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
Ia berharap pelanggan bersabar menunggu air kembali mengalir. Pihaknya mohon maaf atas terkentinya distribusi air kepada pelanggan.
“Kepada pelanggan terdampak kami mohon bersabar. Jumat pagi intake yang dipenuhi material pasir dan lumpur dibersihkan agar air bisa kembali mengalirkan ke IPA. Kalau sudah selesai, produksi bisa dilakukan dan air kembali mengalir ke pelanggan. Mudah-mudahan hari ini (Jumat) normal kembali,” ucapnya.
Pihaknya mengimbau kepada pelanggan agar senantiasa menyetok air untuk mengantisipasi gangguan pelayanan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Apalagi saat kondisi cuaca ekstrem sekarang. Kadang-kadang panas dan hujan deras.
Baca Juga: Ekonom Paramadina Warning Target Ekonomi Prabowo 8 Persen Bisa Gagal Jika Implementasi Lemah
Hujan deras berpotensi menyebabkan debit air sungai meluap dan keruh. Air yang tingkat kekeruhannya sangat tinggi tidak bisa diolah sehingga produksi air bersih terhenti sementara. (eni)
Editor : Adetio Purtama