Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kloter 13 Tiba di BIM, Pemulangan Jamaah Haji Debarkasi Padang Sisa Satu Kloter Lagi

Rommy Delfiano • Jumat, 19 Juni 2026 | 05:54 WIB
Jamaah haji Kloter 13 saat tiba di BIM, Padangpariaman, Kamis (18/6). (DOK KEMENHAJ SUMBAR)
Jamaah haji Kloter 13 saat tiba di BIM, Padangpariaman, Kamis (18/6). (DOK KEMENHAJ SUMBAR)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Proses pemulangan ja­maah haji Debarkasi Padang tahun 2026 memasuki tahap akhir. Setelah kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 13 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (18/6), kini hanya tersisa satu kloter lagi yang masih berada di Arab Saudi.

Kloter 13 di­ter­bang­­k­an dari Bandara Internasional Amir Mu­hammad bin Abdul Aziz, Madinah, menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA 3813 dan mendarat di BIM pada pukul 09.46 WIB.

Kedatangan jamaah disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang Zulfahmi, perwakilan Kemenhaj Tanahdatar, serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang.

Alhamdulillah hari ini kita telah menerima kembali kedatangan jamaah haji Kloter 13. Artinya tinggal satu kloter lagi yang akan kita terima di Debarkasi Padang,” ujar Rifki.

Rifki menyampaikan bah­wa secara umum penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, baik pada fase kebe­rangkatan maupun pemulangan, berlangsung lancar dan sesuai dengan standar operasional yang telah di­tetapkan.

Menurutnya, ketepatan waktu penerbangan menjadi salah satu indikator keberhasilan operasional haji ta­hun ini.

Alhamdulillah secara umum, baik pemberangkatan maupun pemulangan berjalan lancar sesuai SOP dan sesuai yang kita harapkan. Penerbangan juga berjalan baik. Bahkan on time performance, baik saat berangkat maupun pulang,” katanya.

Ia menilai kelancaran tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari petugas haji, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, hingga instansi pendukung lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Meski proses pemulangan berjalan lancar, Rifki mengungkapkan masih ada beberapa jamaah asal Debarkasi Padang yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi, baik di Jeddah maupun Makkah.

“Kita masih mendapatkan laporan ada beberapa jemaah yang dirawat. Mudah-mudahan pada saat pemulangan kloter terakhir mereka sudah sehat dan bisa dipulangkan bersama Kloter 14,” ujarnya.

Ia meminta keluarga jemaah tidak khawatir karena seluruh jamaah yang sakit tetap berada dalam pengawasan pemerintah.

Menurut Rifki, apabila kondisi kesehatan jamaah belum memungkinkan untuk terbang bersama kloter asalnya, pemerintah akan memfasilitasi pemulangannya melalui kloter lain setelah dinyatakan layak terbang.

“Kalau memang belum layak terbang bersama kloter asalnya, nanti akan dipulangkan melalui kloter lain di Indonesia. Bahkan setelah operasional haji selesai pun pemerintah tetap bertanggung jawab memulangkan jemaah yang masih menjalani perawatan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah melalui Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi akan terus mendampingi para jemaah hingga kondisi kesehatannya memungkinkan untuk kembali ke Indonesia.

“Jadi keluarga tidak perlu panik dan tidak perlu berkecil hati. Seluruh jemaah yang sakit di Arab Saudi tetap ditangani dan menjadi tanggung jawab pemerintah sampai bisa kembali ke Tanah Air,” tegas Rifki.

Kloter 13 Bawa 390 Jemaah dan Petugas

Kloter 13 terdiri dari 390 jemaah dan petugas yang berasal dari Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Payakumbuh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang merupakan jemaah lanjut usia (lansia).

Rombongan didampingi Ketua Kloter Endra Rinaldi, Pembimbing Ibadah Helmi Zuldi Idrus, Dokter Irham Adhani Siregar, Paramedis Dini Safitri, serta dua Petugas Haji Daerah (PHD), yakni Irnaldi Amir Bais dan Ozi Yuliandra.

Dalam catatan operasional, terdapat satu jemaah yang telah ditanazulkan atau dipulangkan lebih awal me­lalui Kloter 09 karena alasan kesehatan, yakni Andriana Jayusman Jama (67) asal Kota Payakumbuh.

Sementara itu, satu jemaah Kloter 13 atas nama Nurjasmi Tamar Hamzah (69) asal Kota Payakumbuh dilaporkan wafat di Makkah akibat cardiogenic shock.

Tinggal Kloter 14 yang Belum Kembali

Dengan tibanya Kloter 13, jumlah jemaah dan petugas Debarkasi Padang yang telah kembali ke Indonesia mencapai 5.071 orang dari total 5.374 jemaah dan petugas yang diberangkatkan ke Tanah Suci dalam 14 kelompok terbang.

Saat ini masih tersisa 303 jemaah dan petugas yang tergabung dalam Kloter 14 dan masih berada di Arab Saudi. Kloter tersebut dijadwalkan menjadi rombongan terakhir yang akan menutup seluruh operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang tahun 2026. (rdo)

Editor : Adriyanto Syafril
#debarkasi Padang #kemenag sumbar #Haji 2026 #Bandara Internasional Minangkabau #Jemaah Haji Sumbar