PADEK.JAWAPOS.COM -- Sebanyak 102 mahasiswa dan 10 dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bung Hatta (UBH) melakukan kunjungan industri ke Padang Ekspres, Kamis (25/6).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kunjungan industri dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen yang terintegrasi dengan Mata Kuliah Teori dan Praktik Jurnalistik serta Manajemen Operasional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai pengelolaan media massa, proses produksi media cetak, hingga strategi menghadapi tantangan industri media di era digital.
Pemimpin Redaksi Padang Ekspres, Tandri Eka Putra, menjelaskan bahwa industri media saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat seiring perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi berita.
Menurutnya, tantangan terbesar media bukan hanya pada aspek teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dalam mengelola bisnis media.
”Yang paling sulit sebenarnya adalah mengubah sistem dan pola pikir. Media tidak bisa lagi hanya berfokus pada koran cetak, tetapi juga harus berkembang ke platform digital dan online,” ujar Tandri.
Ia menambahkan, media massa dituntut mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan relevan agar tetap dipercaya publik di tengah derasnya arus informasi digital.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai penulisan opini yang layak dimuat di media massa. Tandri menjelaskan setiap naskah opini harus melewati proses seleksi dan penyuntingan yang ketat sebelum dipublikasikan.
”Opini tidak boleh mengandung unsur SARA, kata-kata kasar, maupun menyerang pihak tertentu. Selain dimuat di koran, opini juga dipublikasikan di media online sehingga pembacanya lebih luas," katanya.
Sementara itu, Redaktur sekaligus Kepala Perwajahan Padang Ekspres, Jufri Jao, memaparkan pentingnya tata letak atau layout dalam sebuah media cetak. Menurutnya, tampilan halaman menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi minat pembaca.
"Perwajahan itu ibarat taman yang memanjakan mata pembaca. Tampilan koran harus menarik agar pembaca tertarik membaca isi berita," ujarnya didampingi Penanggung Jawab Media Sosial Padang Ekspres, Eko Hermanto.
Jufri Jao menjelaskan, desain halaman yang baik tidak hanya berfungsi mempercantik tampilan, tetapi juga membantu pembaca memahami isi berita secara lebih efektif.
Selain memperoleh materi jurnalistik dan desain media, peserta juga diperkenalkan dengan sistem manajemen operasional media serta proses percetakan koran yang menjadi bagian penting dalam industri pers.
Dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Operasional Universitas Bung Hatta, Ice Kamela, S.E., M.M., mengatakan kunjungan industri tersebut bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai penerapan manajemen operasional di dunia kerja.
"Selama ini mahasiswa hanya memahami teori di kelas. Melalui kunjungan industri ini, mahasiswa dapat melihat lebih dekat bagaimana aplikasi dan proses manajemen operasional media berjalan secara langsung, termasuk bagaimana dapur media bekerja," ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap kebutuhan industri media yang terus berkembang.
Hal senada disampaikan dosen FKIP Universitas Bung Hatta, Dr. Wirnita Eska, S.Pd., M.M. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami praktik jurnalistik secara langsung, mulai dari proses peliputan hingga produksi media.
"Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mengetahui praktik kerja media secara nyata, mulai dari proses peliputan, penulisan berita, hingga percetakan koran," katanya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kunjungan industri dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang media dan komunikasi yang kini semakin terdigitalisasi.
Selain Dr. Wirnita Eska dan Ice Kamela, kegiatan tersebut juga didampingi oleh Rika Desiyanti, S.E., M.Si., Ph.D. Kunjungan industri ini turut berkolaborasi dengan Padang TV sebagai bagian dari pengenalan dunia media massa kepada mahasiswa. (sel)
Editor : Adriyanto Syafril