Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Air PDAM Keruh karena Ada Perbaikan IPA Gunung Pangilun

Suryani • Rabu, 8 Juli 2026 | 23:01 WIB
Petugas Perumda Air Minum Kota Padang sedang mengontrol air baku dari Batang Kuranji yang akan diolah di IPA Gunungpangilun pascabencana akhir 2025 lalu. Sampai kini air sungai masih kerap keruh. (HUMAS PERUMDA AM PADANG)
Petugas Perumda Air Minum Kota Padang sedang mengontrol air baku dari Batang Kuranji yang akan diolah di IPA Gunungpangilun pascabencana akhir 2025 lalu. Sampai kini air sungai masih kerap keruh. (HUMAS PERUMDA AM PADANG)

PADEK.JAWAPOS.COM—Sejumlah pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang mengeluhkan air PDAM yang keruh. Terutama di pusat kota Padang yang dilayani oleh Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

Menanggapi keluhan pelanggan tersebut, Humas Perumda Air Minum Kota Padang Perumda Air Minum Kota Padang  Adhie Zein menjelaskan, kondisi itu masih dampak banjirbandang akhir 2025 lalu. Banjir bandang menyebabkan rusaknya IPA Gunungpangilun.

“Pertama kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pascabanjir bandang akhir tahun lalu, kondisi pengolahan air menjadi terdampak,” ujarnya Rabu (8/7).

Baca Juga: Pelajar Dharmasraya Berpeluang Masuk UI Lewat Jalur PPKB, Pemkab Segera Ajukan Sekolah

Adhie menjelaskan, untuk kembali normal, pihaknya sedang melakukan perbaikan di IPA Gunung Pangilun. Saat ini sedang dalam proses perbaikan bertahap oleh pemerintah melalui Hutama Karya.

“Kapasitas produksi yang sebelumnya 500 liter perdetik, kini berkurang pascabencana.Selain kerusakan tersebut, pascabencana kondisi air baku dari Sungai Batang Kuranji sudah tidak seperti dulu lagi,” ujarnya.

Di mana sebelum bencana air bersih dan volumenya besar. Setelah banjir bandang air sungai kerap keruh dan mengecil. Keruhnya air juga disebabkan proses normalisasi sungai di hulu. Ada perbaikan tebing sungai menggunakan alat berat yang menyebabkan air keruh.

Baca Juga: Update Kecelakaan Beruntun di Sitinjaulauik, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup Jalur Padang-Solok

“Namun, air yang keruh tersebut aman digunakan, karena tetap kami lakukan proses produksinya sesuai dengan syarat dan ketentuan dari permenkes,”jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini kawasan pusat kota Padang sangat terdampak sekali. Karena sumber airnya dari IPA Gunungpangilun.

“Keluhan air yang keruh ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk lebih ekstra lagi bekerja dalam menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Kami berharap permasalahan keruhnya air ini segera dapat diatasi dengan selesainya proses pekerjaan rehab rekon yang sedang berlangsung saat ini,” harapnya.

Baca Juga: Kominfo Pariaman Targetkan Seluruh Pejabat OPD Beralih ke Tanda Tangan Elektronik

Adhie mengatkan, untuk mengoptimalkan kualitas air yang di distribusikan ke pelanggan, pihaknya akan melaksanakan pekerjaan pengurasan reservoar IPA Gunungpangilun yang akan dilaksanakan Jumat (10/7) dimulai pukul 20.00 WIB sampai selesai.

“Selama pekerjaan berlangsung IPA Gunung Pangilun stop beroperasi dan aliran air ke pelanggan area pelayanan pusat Kota Padang akan terhenti sementara,” ujarnya. (eni)

Editor : Adetio Purtama
#Perumda AM Kota Padang #air pdam keruh #IPA Gunung Pangilun