PADEK.JAWAPOS.COM--Perumda Air Minum Kota Padang kembali melakukan pengurasan Reservoar pada instalasi pengolahan air (IPA). Kali ini IPA Taban yang dikuras. Pengurasan reservoar PDAM bertujuan untuk menjaga kualitas, kebersihan, dan keamanan air yang didistribusikan ke pelanggan dengan membuang sedimen atau endapan kotoran di dasar tangki.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein mengatakan, pengurasan dilakukan pada Kamis ini (9/7) pukul 21.00 WIB sampai selesai. “ Dampak dari pengurasan akan terjadi penghentian distribusi air kepada pelanggan untuk sementara waktu sampai pengerjaan selesai,” ujarnya Kamis (9/7).
Kawasan terdampak antara lain:
- Seputaran Seilareh
- Simpang Lauak Asin
- Lubuk Minturun
- Balai Gadang
- Sei Bangek
Baca Juga: Pemkab Dharmasraya Perbaiki Jembatan Mamora di Timpeh, Akses Warga Kembali Aman
- Sawah Laiang Balai Baru
- Pilakut
- Kalumbuk
- Gurun Laweh, Gn Juaro, Surau Gadang
- Sebagian Siteba
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada pelanggan untuk menampung air yang masih mengalir. “Kita imbau kepada pelanggan untuk menampung air sesegera mungkin sebagai cadangan dan antisipasi jika pengerjaan memakan waktu yang lama. Kemudian selalu hemat menggunakan air,” imbaunya.
Ia menambahkan, manfaat lainnya untuk keamanan konsumsi. Yaitu memastikan air yang sampai ke rumah pelanggan tetap sehat dan bebas dari kontaminasi bakteri yang mungkin berkembang biak di tempat kotor.
Kemudian yang tak kalah penting, untuk peningkatan mutu pelayanan. “Sebagai bentuk tanggung jawab PDAM dalam memberikan layanan air bersih yang bersih, aman, dan berkelanjutan kepada masyarakat. Pengurasan ini merupakan bagian dari prosedur operasional standar (SOP) untuk memastikan fungsi penampungan air berjalan optimal,” ujarnya. (eni)
Editor : Adetio Purtama