PADEK.JAWAPOS.COM–Kecelakaan lalu lintas tunggal melibat satu unit armada Bus PO Kawan berplat nomor BA 7962 WU di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (23/7/2026).
Insiden terbaliknya bus dengan posisi rebah kuda tersebut terjadi tepat di seberang Timbangan Lubuk Buaya pada subuh hari, sekitar pukul 04.45 WIB.
Berdasarkan pendataan awal dari pihak kepolisian, peristiwa naas ini mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka.
Seluruh korban, yang terdiri dari satu orang pengemudi dan tujuh orang penumpang, langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis darurat.
Sebanyak lima orang korban ditangani di Puskesmas Lubuk Buaya, sedangkan tiga korban lainnya dirujuk ke Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang.
Insiden bermula ketika kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan, yakni menempuh rute dari Pariaman menuju Kota Padang.
Baca Juga: PT Semen Padang Jadikan Arsip Aset Strategis untuk Perkuat Tata Kelola dan Daya Saing
Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya hingga menabrak fasilitas jalan dan pepohonan sebelum akhirnya terguling di badan jalan.
Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli, membenarkan kejadian insiden lalu lintas tersebut saat dikonfirmasi.
"Kecelakaan terjadi karena kendaraan hilang kendali, lalu menabrak tiang listrik dan pohon hingga akhirnya terbalik," ujar Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 23 Juli 2026: Enam Kota Diselimuti Kabut Asap, Pariaman Berawan
Petugas dari Satlantas Polresta Padang telah dikerahkan ke lokasi untuk memimpin proses evakuasi badan bus agar tidak melumpuhkan arus lalu lintas di jalur utama tersebut.
Saat ini, armada bus yang terlibat kecelakaan telah berhasil diangkat dan diamankan ke Unit Laka Lantas Polresta Padang.
Meski kendaraan telah berhasil dievakuasi, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti serta kronologi lengkap dari kecelakaan tunggal ini. (cc1)
Editor : Adetio Purtama