PADEK.JAWAPOS.COM-Kabupaten Limapuluh Kota kembali berduka. Wali Nagari Situjuah Batua, Don Vesky Nasir Datuak Tan Marajo, yang dikenal sebagai sosok inovatif dan pelopor anti-korupsi, menghadap Sang Pencipta pada Jumat (7/3) pukul 23.50 di kediamannya, Situjuah Tungkar.
KABAR duka ini pertama kali disampaikan oleh anak almarhum, Fajar Rillah Vesky, melalui pesan WhatsApp yang berbunyi, “Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah papa kami, orang tua kami.”
Don Vesky Nasir Datuak Tan Marajo, yang telah menderita sakit beberapa waktu terakhir dan sempat dirawat di rumah sakit, tetap kembali melaksanakan tugas sebagai Wali Nagari. Namun, kondisi kesehatannya semakin menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
Sebagai Wali Nagari, almarhum dikenal sebagai pelopor Nagari Situjuah Batua yang anti-korupsi pertama di Indonesia, serta sosok yang berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Kabar kepergiannya langsung menyebar luas melalui berbagai grup media sosial dan menarik perhatian masyarakat setempat yang segera berdatangan ke rumah duka.
Selain Fajar Rillah Vesky, Don Vesky juga meninggalkan dua putra lainnya, Muhammad Bayu TullahVesky yang juga seorang aktivis, wartawan, dan pengusaha, serta dua orang putri, Gunayev Sri Elrahmani dan Ratap Jingga Lade Tamara. Istrinya, Erdawatilis, juga turut berduka mendalam.
Meninggalnya Don Vesky menyisakan duka yang mendalam, terutama bagi masyarakat Nagari Situjuah Batua yang kehilangan pemimpin yang sangat dihormati.
Sebagai Wali Nagari yang aktif, almarhum sangat dihargai atas dedikasinya dalam memajukan pembangunan nagari dan perjuangannya dalam mengatasi permasalahan korupsi di tingkat lokal.
Pemakaman almarhum yang berlangsung pada Sabtu (8/3/2025) disaksikan oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Limapuluh Kota periode 2021-2024, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, dan Bupati periode 2016-2021, Irfendi Arbi.
Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, Wakil Ketua DPRD Alia Efendi, Sekda Kabupaten Limapuluh Kota, Herman Azmar, serta sejumlah pejabat lainnya, termasuk Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman dan Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda.
“Beliau adalah wali nagari yang aktif dan sangat gigih memperjuangkan pembangunan nagari. Semoga segala amal ibadah dan perjuangannya untuk kepentingan masyarakat mendapatkan balasan yang setimpal,” ungkap Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo sebelum mengantar jenazah almarhum.
Sementara itu, Bupati Irfendi Arbi juga mengenang almarhum sebagai sosok yang sangat konsisten dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Yang paling berkesan bagi saya adalah pendiriannya yang kokoh dan prinsipnya yang tak tergoyahkan,” ucap Irfendi Arbi.
Kepergian Don Vesky Nasir Datuak Tan Marajo meninggalkan sebuah warisan besar bagi Nagari Situjuah Batua dan seluruh Kabupaten Limapuluh Kota, yang kini akan terus mengingat perjuangannya untuk mewujudkan nagari yang bebas dari korupsi dan penuh inovasi. (ARFIDEL ILHAM—Limapuluh Kota)
Editor : Novitri Selvia