Tahapan awal telah dimulai dengan pembentukan Panitia Pemilihan Wali Nagari yang digelar di MDA Nurhidayah, Senin (3/11/2025).
Camat Airpura, Surmayenti, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyebut pembentukan panitia merupakan langkah penting agar seluruh tahapan Pilwana berjalan tertib, demokratis, dan berintegritas.
“Pelaksanaan Pilwana di setiap nagari diharapkan sesuai aturan dan menjadi contoh praktik demokrasi yang sehat di tingkat nagari,” ujarnya, Selasa (4/11/2025).
Menurut Surmayenti, Pilwana serentak tahun 2025 akan berlangsung di 59 nagari yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan.
Saat ini, setiap nagari telah membentuk panitia pemilihan dan pengawas yang akan bertugas mengawal proses hingga hari pemungutan suara.
Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) bagi panitia dan pengawas Pilwana.
“Bimtek penting agar panitia memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta dapat bekerja profesional dan netral selama pemilihan,” jelasnya.
Ia menjelaskan, panitia Pilwana di setiap nagari berjumlah tujuh orang, sementara pengawas terdiri dari lima orang. Komposisi ini dinilai ideal untuk memastikan setiap tahapan berjalan efektif dan sesuai regulasi.
Camat Airpura juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan netralitas selama proses berlangsung.
“Dua hal ini menjadi kunci agar Pilwana melahirkan wali nagari pilihan rakyat tanpa intervensi pihak tertentu,” tegasnya.
Hari pemungutan suara dijadwalkan pada 17 Desember 2025. Surmayenti mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif selama masa persiapan hingga hari pemilihan.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat mendukung kelancaran Pilwana ini. Suasana aman dan damai akan mencerminkan kedewasaan berdemokrasi di nagari,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pilwana serentak 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan nagari.
“Melalui pemilihan yang jujur, adil, dan transparan, diharapkan lahir pemimpin nagari yang amanah dan membawa kemajuan bagi Inderapura Utara serta Pesisir Selatan secara umum,” tutup Surmayenti.(yon)
Editor : Hendra Efison