Pesan itu disampaikan usai pelantikan Hanafi sebagai pengganti antar waktu (PAW) Wali Nagari Pasia dan Imrizal Pratama sebagai PAW Wali Nagari Salo untuk melanjutkan sisa masa jabatan masing-masing periode 2019–2027 dan 2021–2029, Selasa (18/11).
”Wali nagari PAW memiliki tugas dan kewenangan yang sama dengan wali nagari definitif. Karena itu jadilah figur yang patut dicontoh, rendah hati, dan bekerja berdasarkan nilai agama, adat, dan aturan,” tegasnya.
Lutfi mengingatkan wali nagari tidak cukup hanya mengelola administrasi, tetapi juga harus berperan sebagai pemimpin sosial yang hadir menjawab kebutuhan warga.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri, sinergi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten, serta dukungan penuh terhadap program prioritas daerah.
”Mulai hari ini, saudara adalah bagian dari Pemerintah Kabupaten Agam. Maka bangun kerja sama, dukung kebijakan daerah, dan kawal program unggulan yang sudah dicanangkan,” ujarnya.
Sekkab juga menyinggung sejumlah program strategis seperti Bangkik dari Surau, Sawah Pokok Murah (SPM), dan Nagari Creative Hub berbasis masjid yang dinilai penting untuk memperkuat karakter, ketahanan pangan, dan ekonomi masyarakat.
”Kita ingin masyarakat tidak hanya sehat ekonominya dan cerdas pikirannya, tapi juga kuat imannya,” katanya.
Lutfi juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas pengabdian mereka terhadap nagari masing-masing.
Dengan hadirnya dua pemimpin baru, Pemerintah Kabupaten Agam berharap roda pemerintahan nagari tetap berjalan dan pelayanan publik semakin optimal. (*)
Editor : Eri Mardinal