Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jemput Bola, Puskesmas Lubuk Sikaping Gencarkan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining PTM

Willian. • Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:40 WIB
Petugas Puskesmas Lubuk Sikaping sedang Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining kesehatan warga beberapa waktu lalu. (WILIAN/PADEK)
Petugas Puskesmas Lubuk Sikaping sedang Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining kesehatan warga beberapa waktu lalu. (WILIAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM -- Puskesmas Lubuk Sikaping terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan metode jemput bola ke berbagai instansi pemerintah hingga pelosok nagari. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran ma­sya­rakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan serta mendeteksi dini berbagai penyakit yang berpotensi membahayakan.

Program yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan tersebut juga sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kabupaten Pasaman, yakni Pelayanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Tim Penanggung Jawab Program dan Kegiatan CKG dan Skrining PTM Puskesmas Lubuk Sikaping, Ns. Indri Wardani, S.Kep, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara masif sejak Januari 2026 dan menyasar seluruh lapisan masya­rakat.

“Kami turun langsung ke lapangan dengan sistem jemput bola. Ini merupakan program Presiden melalui Kementerian Kesehatan yang juga selaras dengan program unggulan Kabupaten Pasaman di bidang kesehatan,” ujar Indri Wardani.

Menurutnya, tim kesehatan ti­dak hanya melakukan pemeriksaan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga menyambangi jorong-jorong dan nagari di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Sikaping.

Sejumlah instansi yang telah mendapatkan layanan CKG antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Sekretariat Daerah, Bakeuda, Inspektorat, BKPSDM, Bappeda, Kesbangpol, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan kesehatan pada sejumlah lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di wilayah Pauh dan Durian Tinggi.

Dalam pelaksanaannya, Ns. Indri Wardani didampingi oleh dua tenaga kesehatan, yakni Hensy Yunisco, A.Md.AK sebagai petugas laboratorium dan Putri Handayani, S.Tr.Keb sebagai petugas pemeriksaan kesehatan sekaligus bidan.

Target 13.908 Warga di Lubuk Sikaping

Puskesmas Lubuk Sikaping menargetkan sebanyak 13.908 orang atau sekitar 46 persen dari total jumlah penduduk wilayah kerjanya dapat mengikuti program CKG dan skrining PTM sepanjang tahun 2026.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, ditemukan sejumlah faktor risiko kesehatan yang cukup dominan di masyarakat, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), kadar gula darah tinggi, dan obesitas.

Karena itu, masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan kesehatan diimbau untuk segera memanfaatkan layanan tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Banyak penyakit tidak menular yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga deteksi dini menjadi kunci pencegahan,” jelas Indri.

Ia juga mengingatkan masya­rakat yang telah terdiagnosis hipertensi maupun obesitas agar rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis, melakukan kontrol kesehatan secara berkala ke fasilitas kesehatan terdekat, serta menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Fatrizon, mengapresiasi langkah Puskesmas Lubuk Sikaping yang telah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan langsung di lingkungan kantornya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Puskesmas Lubuk Sikaping yang telah hadir dan memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh pegawai. Saya sendiri juga telah menjalani pemeriksaan dan pengambilan sampel darah untuk pengecekan kadar gula darah yang dilakukan langsung di kantor,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pegawai Diskominfo Pasaman, Fauza Aryani, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.

“Senang sekali bisa melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di kantor tanpa harus meluangkan waktu pergi ke rumah sakit. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan sangat membantu kami sebagai pegawai,” ujar perempuan yang akrab disapa Uni Ocha itu.

Melalui program jemput bola ini, Puskesmas Lubuk Sikaping berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara tepat. (wni)

Editor : Adriyanto Syafril
#Cek Kesehatan Gratis Pasaman #Puskesmas Lubuk Sikaping #Skrining Penyakit Tidak Menular #Nagari Padek #Makan Bergizi Gratis