Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Mahakarya Randai II The Story of Malin Kundang Bikin Teater Kecil TIM Membeludak

Admin Padek • Minggu, 18 Juni 2023 | 11:46 WIB
Photo
Photo

PADEK.CO-Pertunjukkan seni tradisi Minangkabau dengan tajuk “Mahakarya Randai II 2023” The Story of Malin Kundang di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Sabtu, (17/6/2023) malam berhasil memukau penonton yang memadati tempat berkapasitas 250 orang.


Penonton kagum dan tidak beranjak dari tempat duduknya selama pertunjukkan berlangsung.


Direktur Pengawasan Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Dikdik Sadikin  menyampaikan pertunjukkan Mahakarya Randai II memang  luar biasa.


Pertunjukan ini mengisahkan cerita Malin Kundang yang terkenal sejak lama. Ternyata masih relevan dengan kondisi bagaimana pemeliharaan anak di era digital. Kisah Malin Kundang juga berkaitan dengan bagaimana pemeliharaan anak.


Sedangkan Sekjen DPP SatuPena Indonesia Satrio Arismundar usai pertunjukan, menyebutkan menyaksikan pertunjukan Mahakarya ini membuat ingatannya pada acara International Minangkabau Literarsi Festival (IMLF) yang digelar akhir Februari 2023 lalu di Baso.


IMLF itu sesungguhnya berbicara tentang budaya Minang. Bagaimana bisa budaya Minang tersebut lestari dan relevan dengan perkembangan zaman. Bagaimana budaya Minang tersebut juga bisa survive (bertahan hidup) di era digital saat ini.


"Kita patut kagum karena pertunjukan sepenuhnya generasi muda Indonesia. Mereka tampil dengan totalitas sehingga pertunjukkannya memukau penonton. Karena yang terlibat dalam pertunjukkan ini generasi muda, maka masa depan budaya dan tradisi Minang ini tetap lestari dan relevan ke masa depan," jelasnya.


Kepten Dato Profesor Emeritus Dr. Hashim  Yaacob yang menjadi Rektor di lima universitas Malaysia menyampaikan kekagumannya. “Saya kagum menyaksikan tampil Mahakarya II Malin Kundang ini. Semoga ini tetap dilanjutkan,” kata Hashim yang jauh-jauh datang dari Malaysia menyaksikannya.




Photo
Photo
Pertunjukkan seni tradisi Minangkabau dengan tajuk “Mahakarya Randai II 2023” The Story of Malin Kundang di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Sabtu, (17/6/2023) malam.

Produser Mahakarya II Sastri Bakry menyebutkan, mengapa di Minang kita munculkan anak durhaka? Padahal di luar Minang (Sumatera Barat) juga banyak anak durhaka. Bahkan ibu ada juga yang durhaka, sekalipun pada anaknya.


Karya seni pertunjukan berbasis tradisi Minangkabau dengan sentuhan kontemporer yang digarap ini, menurutnya berangkat dalam bentuk kerja kolaboratif dua seniman terkemuka di Indonesia Jose Rizal Manua dan Joharsen.


"Pertunjukan ini didukung para anak muda profesional asal Minangkabau yang bekerja di perantauan Jakarta dan sekitarnya serta anak-anak Sumbar Talenta yang datang dari Padang. Mahakarya randai yang diinisiasi Yayasan Sumbar Talenta Indonesia (YSTI) juga kaan dibawa ke Belanda,” kata Sastri Bakry yang juga Ketua DPD SatuPena Sumatera Barat ini.


Menurutnya, antusias untuk menonton pertunjukkan ini juga terlihat dari terjual habisnya tiket masuk yang dipatok berharga Rp2 juta hingga 2,5 juta/karcis. Bahkan sampai pertunjukan akan dimulai, masih banyak yang ingin pesan tiket.


“Terima kasih yang sudah menyaksikan pertunjukkan ini. Bahkan datang jauh- jauh dari Belanda dan Malaysia. Sedangkan yang tidak mendapatkan tiket masuk ruang  Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta untuk menyaksikannya, sungguh-sungguh mohon maaf,” kata Sastri.(rel/esg)

Editor : Admin Padek
#Sastri Bakry #Dikdik Sadikin #IMLF #Satrio Arismundar #malin kundang #Mahakarya Randai #taman ismail marzuki #randai #International Minangkabau Literarsi Festival