Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Korban Kecelakaan ALS Dijamin Jasa Raharja, Kapolda Apresiasi One Way Sukses

Novitri Selvia • Kamis, 18 April 2024 | 10:19 WIB

Kecelakaan bus ALS di Malalak, Kabupaten Agam pada Senin (15/4) lalu.(Padek.co)
Kecelakaan bus ALS di Malalak, Kabupaten Agam pada Senin (15/4) lalu.(Padek.co)
Jasa Raharja memastikan akan menanggung biaya perawatan seluruh korban kecelakaan bus ALS di Malalak, Kabupaten Agam pada Senin (15/4). Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat, Alwin Bahar, pada Rabu (17/4).

“Kita telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, untuk melakukan penanganan terhadap seluruh korban kecelakaan ALS yang terjadi di Malalak. Semua korban telah dijaminkan oleh Jasa Raharja,” ucap Alwin Bahar, Rabu (17/4).

Jaminan ini berlaku bagi seluruh korban, baik yang membeli tiket resmi maupun tidak. “Kita memberikan jaminan bagi seluruh kru dan seluruh penumpang, baik penumpang yang membeli tiket secara resmi atau bukan. Tentunya kita mengutamakan korban mendapatkan layanan kesehatan untuk mencegah kefatalan,” jelasnya.

Untuk korban yang mengalami luka akan mendapatkan jaminan sebesar Rp 20 juta dan untuk korban meninggal, ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta.

“Kita memberikan jaminan sebesar Rp 20 juta bagi korban luka, seandainya nanti biaya perawatan melebihi nilai ini, korban akan diarahkan untuk menanggulangi melalui jaminan kesehatan lainnya,” tuturnya.

Kemudian untuk korban yang meninggal telah dilimpahkan ke Jasa Raharja sesuai lokasi ahli waris. Dan untuk santunannya sebesar Rp 50 juta.

Ia menambahkan, saat ini pihak Jasa Raharja masih mencoba untuk berkoordinasi dengan pihak ALS terkait jumlah pasti penumpang ALS yang mengalami kecelakaan tersebut.

“Sampai saat ini berdasarkan data yang kita himpun, setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian ada sekitar 50 penumpang. Kita masih mengupayakan pertemuan dengan pihak ALS untuk memastikan jumlah penumpang,” tambahnya.

Ia mengimbau bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk menggunakan tiket resmi, agar penumpang selalu terdata dan terjamin.

“Untuk masyarakat yang akan bepergian menggunakan kendaraan pribadi kita imbau untuk selalu memastikan kondisi tubuh. Pastikan kendaraan dalam keadaan baik dan selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan buruk,” tutupnya.

One Way Sukses

Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono mengatakan Polda Sumbar telah berhasil menerapkan rekayasa arus lalu lintas berupa kebijakan jalan satu arah (one way system).

Kebijakan ini dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat pengguna jalan selama libur Lebaran Idul Fitri 1445 H.

Begitu juga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sumbar selama Ramadhan dan pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2024 dalam rangka pengamanan Lebaran Idul Fitri 1445 H berjalan kondusif.

Hal itu diungkapkan Kapolda saat memimpin upacara bendera bulanan di halaman Mapolda Sumbar, Rabu (17/4). Ia mengucapkan terima kasih serta penghargaan kepada seluruh anggota polri sejajaran Polda Sumbar dengan dedikasi tinggi telah melaksanakan tugas kepolisian dengan baik, sesuai fungsi dan peranannya masing-masing.

“Kami juga mengapresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berhasil mengungkap berbagai kasus di wilayah hukum Polda Sumbar, juga respons cepat dalam penanganan kasus-kasus menonjol,” ucap Kapolda.

Di antaranya, sebut Kapolda, peristiwa laka lantas bus ALS di Malalak, Kabupaten Agam pada Senin (15/4) yang memakan korban sebanyak 31 orang dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

Serta penanganan kasus lainnya seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan dan narkoba.

Dirinya berharap kepada seluruh fungsi operasional, untuk lebih meningkatkan kinerja, sehingga kasus- kasus yang menjadi tunggakan dapat cepat dituntaskan. “Hal ini penting untuk menjaga serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi polri,” pungkasnya. (r/rid)

Editor : Novitri Selvia
#bus als #Malalak #Kecelakaan ALS #kecelakaan bus ALS #Alwin Bahar