Kehadiran Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Mentan Andi Amran di warung mi tersebut, sontak menarik perhatian warga dan menjadi momen berkesan yang penuh kehangatan.
Tiba sekitar pukul 21.10 WITA, Presiden Jokowi tampil santai dengan mengenakan kaus hitam lengan panjang. Ia memesan salah satu menu andalan Mie Gacoan, yaitu mi gacoan level 0 dan level 1, serta ditemani dengan minuman teh panas dan jeruk panas.
Kepala Cabang Mie Gacoan Kota Mataram, Yogi mengungkapkan rasa bangganya atas kunjungan Presiden Jokowi. Menurutnya, ini kunjungan pertama kali seorang Presiden ke Mie Gacoan Mataram yang baru beroperasi selama satu bulan.
Yogi berharap kedatangan Presiden Jokowi dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha makanan lokal untuk terus mengembangkan usahanya. Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah kepada pengusaha kecil dan menengah.
Selain menikmati santapan, Presiden Jokowi berbaur dan menyapa warga setempat. Salah satu warga yang beruntung bertemu Presiden Jokowi adalah Abi, seorang pengemudi ojek daring. Abi mengaku senang bisa berswafoto dengan Presiden Jokowi.
Warga lainnya, Made dan Dini juga merasa beruntung bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. Mereka mengaku tidak menyangka seorang Kepala Negara mau datang ke tempat yang ramai dan sederhana.
Pada Rabu malam (1/5/2024), Presiden Jokowi kembali bertemu warga di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram.
Kehadiran Jokowi disambut dengan gegap gempita masyarakat. Banyak warga yang ingin berfoto dan bersalaman.
Suasana malam itu diwarnai dengan kegembiraan dan kehangatan. Banyak warga yang merasa terharu dan bangga bisa bertemu dengan Presiden Jokowi. Mereka berharap Presiden Jokowi selalu sehat dan terus memimpin Indonesia dengan adil dan bijaksana.
Dalam kunjungan ke NTB, Presiden Jokowi juga meresmikan infrastrktur pelaksanaan Inpres Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah atau Inpres Jalan Daerah (IJD), Kamis (2/5/2024) pagi.
Jokowi mengharapkan keberadaan infrastruktur ini memacu peningkatan mobilitas logistik dan konektivitas ke kawasan-kawasan produktif di NTB.
“Kita harapkan dengan jalan ini kecepatan logistik akan semakin baik, jalan-jalan menuju ke kawasan-kawasan produktif, baik itu kawasan pertanian, kawasan perkebunan, semuanya bisa ditunjang oleh jalan yang baik,” harapnya.
Presiden Jokowi menambahkan bahwa tahun lalu telah dibangun dan diperbaiki lima ruas jalan di empat kabupaten di NTB, yaitu Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Bima.
“Total panjang 40,6 kilometer dan menghabiskan biaya Rp211 miliar, uang yang tidak kecil, anggaran yang tidak kecil,” ungkapnya.(*)