Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dibuka Pelatihan dan Sertifikasi 8.500 Mahasiswa Jadi Terampil AI, Keamanan Siber dan Teknik Cloud

Heri Sugiarto • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 00:22 WIB

Kominfo dan Google Cloud memberikan mahasiswa sertifikasi tingkat pemula yang ahli dalam AI generatif, analisis data, keamanan siber, dan teknik cloud. (Foto ilustrasi: medium.com(
Kominfo dan Google Cloud memberikan mahasiswa sertifikasi tingkat pemula yang ahli dalam AI generatif, analisis data, keamanan siber, dan teknik cloud. (Foto ilustrasi: medium.com(
PADEK.JAWAPOS.COM-Kabar baik bagi mahasiswa Indonesia! Kementerian Kominfo dan Google Cloud menghadirkan program GCC Launchpad bagi 8.500 mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi keterampilan cloud secara gratis.

Google Cloud Career (GCC) Launchpad, sebuah inisiatif untuk memfasilitasi mahasiswa di Indonesia mendapatkan pelatihan dan sertifikasi keterampilan berbasis cloud.

Program ini bertujuan meningkatkan keahlian mahasiswa dalam bidang AI generatif, analisis data, keamanan siber, dan teknik cloud.

Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria menyatakan, lewat GCC Launchpad, mahasiswa dari 21 perguruan tinggi di Indonesia dapat menjadi tenaga tingkat pemula yang ahli dalam AI generatif, analisis data, keamanan siber, dan teknik cloud.

“Sebuah inisiatif yang memungkinkan mahasiswa di institusi pendidikan tinggi memperoleh kredensial keterampilan Google Cloud yang diakui secara nasional tanpa biaya, membuka pintu bagi pekerjaan di bidang AI, analisis data, keamanan siber, dan cloud engineering,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (15/08/2024).

Menurut Nezar Patria, keberadaan talenta digital terutama tenaga kerja cloud yang terampil diperlukan untuk mempercepat transformasi digital nasional.

“Pembelajaran cloud ini akan membekali mahasiswa yang baru memasuki industri dengan keterampilan cloud praktis dan sesuai kebutuhan industri dan pasar kerja berbasis teknologi saat ini,” tuturnya.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, GCC Launchpad menawarkan enam sertifikat dan badge, yakni Cloud Computing Foundations, Cloud Engineering, Cloud Data Analytics, Cloud Cybersecurity, Badge Cloud Digital Leader Skills, dan Badge Generative AI (Gen AI) Skills.

Sertifikat ini diakui secara global dan dirancang untuk meningkatkan peluang karir di industri teknologi.

“Sebagai permulaan, inisiatif ini bertujuan untuk memberikan manfaat kepada 8.500 mahasiswa selama 12 bulan ke depan, dengan rencana perluasan untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa baik di wilayah metropolitan maupun non-metropolitan,” jelasnya.

Country Director Google Cloud Indonesia, Fanly Tanto berharap program ini dapat melibatkan lebih banyak institusi pendidikan, lembaga pemerintah, dan organisasi nirlaba.

"Ini bertujuan untuk membangun ekosistem talenta berbasis keterampilan yang lebih inklusif dan adil," katanya.

Program GCC Launchpad yang akan dimulai pada September 2024, terintegrasi dengan Platform Digital Talent Scholarship dan Diploy.

Mahasiswa dapat mengikuti pelatihan, mendapatkan sertifikat, dan mengakses peluang magang serta pekerjaan di perusahaan lokal terkemuka.

Program ini juga menyediakan berbagai alat tambahan seperti Credly untuk kredensial digital, Google Cloud Skills Directory, dan Interview Warmup berbasis AI generatif untuk mempersiapkan wawancara kerja.

Saat ini, program ini terbuka untuk mahasiswa dari 21 perguruan tinggi di Indonesia, yakni, Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN Alauddin); Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR); Institut Teknologi Bandung (ITB); Politeknik Banjarmasin (POLIBAN); Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Patria (STMIK Bina Patria); Universitas Binus ; Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR); Universitas PGRI Indraprasta (UNINDRA); Politeknik Jambi (POLJAM); Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED); Universitas Lambung Mangkurat (ULM); Universitas Padjadjaran (UNPAD); Universitas Presiden ; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW); Universitas Sebelas Maret (UNS); Universitas Syiah Kuala (USK); Universitas Telkom ; Universitas Tidar (UNTIDAR); Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG); Universitas Indonesia (UI); dan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA).(*)

Editor : Heri Sugiarto
#sertifikasi google #Kementerian Kominfo #Analisa Data #NEZAR Patria #gcc launchpad #keamanan siber #teknik cloud #mahasiswa #Fanly Tanto #Google Cloud #AI Generatif