Dalam kuliah umum bertajuk "Demokrasi di Tangan Mereka: Bagaimana Kaum Muda Merebut Kepemimpinan di Era Digital" di Sophia University, Tokyo, Jumat (20/9/2024) malam, Anies memaparkan lima alasan mengapa generasi muda harus ambil bagian dalam pengambilan keputusan politik.
Pertama, menurut Anies, adalah soal keterwakilan. Dengan jumlah dan proporsi yang besar, anak muda memiliki pengaruh signifikan terhadap masa depan negara.
“Apa anak muda rela pengambilan keputusan di segala tingkat di negara ini tak mempertimbangkan suara dan aspirasi mereka?” ujar Anies.
Ia menegaskan, keterwakilan anak muda penting agar keputusan-keputusan yang diambil mencerminkan kepentingan dan aspirasi generasi muda.
Kedua, kata Anies, anak-anak muda membawa perspektif dan inovasi baru. “Masalah-masalah akut di negara ini tak akan pernah selesai dengan solusi lama. Bangsa ini akan mendapatkan manfaat saat anak muda membawa pemikiran baru ke dalam politik dan pemerintahan,” jelasnya.
Namun, Anies mengingatkan bahwa meritokrasi tetap menjadi prasyarat penting dalam setiap peran yang dijalankan oleh generasi muda.
Ketiga, Anies mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam keberlangsungan demokrasi.
“Anak-anak muda memegang masa depan. Bila anak muda terlibat sejak dini, lebih besar kemungkinan akan menjadi partisipan aktif sepanjang hidupnya,” katanya.
Partisipasi aktif generasi muda merupakan kunci untuk memastikan demokrasi tetap hidup dan berkembang di masa depan.
Keempat, anak muda memiliki keunggulan dalam pemanfaatan teknologi digital. Anies menilai, kemampuan anak-anak muda yang fasih dalam menggunakan teknologi membuat mereka mampu menjadi jembatan partisipasi demokrasi yang lebih luas.
Terakhir, Anies mengatakan bahwa generasi muda saat ini lebih terhubung secara global dengan anak muda lainnya di seluruh dunia.
“Mereka memiliki perspektif global. Keterhubungan ini jadi modal penting untuk menyelesaikan masalah-masalah global, seperti krisis iklim, hak asasi, dan ketimpangan ekonomi,” ujar Anies.
Ia percaya bahwa keterhubungan global ini dapat menjadi kekuatan dalam mencari solusi bersama untuk tantangan-tantangan besar yang dihadapi dunia.(*)
Editor : Heri Sugiarto