Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebijakan pendidikan, termasuk penerapan pembelajaran pemrograman komputer atau coding di sekolah dan evaluasi kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa pembelajaran coding akan diperkenalkan sebagai mata pelajaran pilihan di sekolah-sekolah, dimulai dari tingkat sekolah dasar.
“Kami menyampaikan kebijakan pembelajaran coding sebagai kurikulum atau mata pelajaran pilihan di sekolah, dimulai dari sekolah dasar–mungkin nanti akan kita kaji apakah mulai dari kelas 4 atau seterusnya–dan itu bisa diselenggarakan sebagai bagian dari materi pelajaran pilihan di sekolah,” ucap Abdul Mu’ti.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat mendukung penerapan pembelajaran coding di sekolah-sekolah di Indonesia.
Selain itu, Abdul Mu'ti juga membahas kebijakan zonasi dalam PPDB yang telah diberlakukan beberapa tahun terakhir.
Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan untuk melakukan kajian lebih mendalam mengenai pelaksanaan zonasi.
"Berbagai kelemahan ini sedang terus kita pelajari dan kami perdalam, sehingga mudah-mudahan pada tahun pelajaran 2025-2026 kami sudah bisa menerapkan zonasi dengan sistem baru yang kajiannya terus kami lakukan, dan keputusannya nanti dalam sidang kabinet," kata Mendikdasmen seperti dilansir dari laman Setkab.(*)
Editor : Heri Sugiarto