Hingga Sabtu (30/11) pagi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan genangan air dengan ketinggian hingga 80 centimeter masih melanda sejumlah wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abduk Muhari, menyampaikan bahwa banjir tersebut berdampak pada 24.236 jiwa atau 6.699 kepala keluarga.
Sebanyak tujuh kepala keluarga dilaporkan telah mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara mayoritas warga masih bertahan di rumah masing-masing.
Selain itu, banjir juga merendam 6.505 unit rumah warga dan mengganggu akses jalan desa ke kecamatan, sehingga aktivitas masyarakat terhambat.
Tidak hanya permukiman, sejumlah fasilitas umum juga terkena dampak. Salah satunya adalah proses pemilihan kepala daerah yang berlangsung pada Rabu (27/11).
BPBD bersama tim gabungan berupaya memastikan kelancaran pemilihan dengan menyediakan perahu karet dan personel untuk membantu masyarakat menuju tempat pemungutan suara (TPS).
Hingga saat ini, kata Abdul Muhari, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih bersiaga di lokasi terdampak.
Mereka terus memantau situasi, membantu evakuasi, dan mendistribusikan bantuan kepada warga yang terdampak.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena potensi hujan lebat diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah daerah diminta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa banjir berlangsung.(*)
Tagar: #InfoBencanaBNPB #Banjir #KalimantanBarat
Editor : Heri Sugiarto