Pantauan Padang Ekspres, Rabu (1/1/2025), arus lalu lintas terlihat sangat padat, dengan antrean kendaraan yang cukup panjang di kedua arah.
Hal ini disebabkan oleh penerapan buka-tutup yang diberlakukan untuk memastikan keselamatan pengendara pasca longsor.
Seorang pengendara asal Padang, Nazir Fahmi, mengungkapkan bahwa kemacetan terjadi berlapis, terutama di sekitar perbatasan. "Ini macet berlapis di perbatasan. Buka-tutup karena longsor lagi badan jalannya," ujar Fahmi.
Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) mengatakan, pihaknya telah menanggulangi bencana longsor tersebut. Menurut Kepala BPJN Riau, Yohanes Tulak Todingrara, longsor terjadi pada lereng jalan akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut.
Pihak BPJN bergerak untuk mencegah longsoran lebih lanjut dengan melakukan perbaikan sejak Selasa (31/12/2024).
“Penanganan darurat kami lakukan dengan menimbun kembali sisi lereng yang longsor. Kami akan menyelesaikan penimbunan ini hingga libur Nataru selesai, sambil mempersiapkan metode perbaikan yang lebih efektif dan efisien,” kata Afdirman Jufri, PPK 1.4 BPJN Riau kepada Riau Pos.
Selain itu, pihak BPJN berencana menambah box culvert di lokasi tersebut guna memperlancar aliran air.
Dengan curah hujan yang cukup tinggi, debit air yang mengalir di sekitar lokasi seringkali cukup besar dan berpotensi memperburuk kondisi jalan.
“Rencananya, kami akan menambah box culvert pada trase jalan ini untuk memastikan aliran air lancar dan mencegah terjadinya longsor lagi di masa mendatang,” ujar Afdirman.
Pihak BPJN berharap penanganan sementara ini dapat mempercepat pemulihan kondisi jalan agar arus lalu lintas dapat kembali normal dalam waktu dekat.(*)
Editor : Heri Sugiarto