Dukungan terhadapnya terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh perantauan yang berharap IKM dipimpin oleh sosok berpengalaman dan visioner.
Dalam keterangannya kepada media pada Selasa (11/2/2024), Arisal menegaskan bahwa dirinya tidak mencalonkan diri secara pribadi, melainkan diminta oleh banyak pihak untuk memimpin organisasi Minang di rantau.
“Saya tidak mencalonkan diri, tetapi banyak yang meminta saya untuk maju sebagai Ketua IKM. Jika dukungan itu cukup, kami ingin memberdayakan berbagai bidang potensial demi kemajuan dunsanak di perantauan, mulai dari agama, sosial budaya, hukum, olahraga, hingga kewirausahaan. Seperti pepatah Minang, Mambangkik Batang Tarandam,” ujar pemilik Indah Group yang akrab disapa Josal.
Dukungan terhadap Arisal juga datang dari Ketua Dewan Pendiri IKM, Yanto Deswanto, yang menyampaikan dukungannya dalam bentuk pantun khas Minang:
"Dari jauh kami datang, bukan untuk berperang,
Kemenangan yang buat semua orang senang,
Itulah pertarungan orang Minang."
Sebagai sosok yang telah lama aktif dalam komunitas perantau, Arisal dikenal memiliki jaringan luas dan kepedulian tinggi terhadap kemajuan masyarakat Minang di luar kampung halaman. Dukungan terhadapnya dianggap mencerminkan harapan agar IKM dipimpin oleh figur yang mampu membangun solidaritas dan memperjuangkan kepentingan perantau Minang di seluruh Indonesia.
Dengan semakin kuatnya nama Arisal Aziz, dinamika pemilihan Ketua IKM diprediksi akan semakin menarik. Publik perantau Minang kini menantikan langkah selanjutnya—akankah ia menerima amanah besar ini? (*)
Editor : Hendra Efison