Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Presiden Prabowo Resmikan 55 Proyek Pembangkit EBT, Termasuk Program Lisdes PLN di Berbagai Wilayah Indonesia

Hendra Efison • Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:13 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama jajaran pejabat dan pelaku industri energi saat doorstop usai peresmian 55 proyek EBT serentak di 15 provinsi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama jajaran pejabat dan pelaku industri energi saat doorstop usai peresmian 55 proyek EBT serentak di 15 provinsi.
PADEK.JAWAPOS.COM—Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pengoperasian dan pembangunan 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) secara serentak di 15 provinsi.

Peresmian dipusatkan di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6).

Langkah ini menjadi bagian dari akselerasi transisi energi nasional dan menuju kemandirian energi melalui pemanfaatan sumber daya yang ramah lingkungan.

“Hari ini kita resmikan dan mulai pembangunan 55 pembangkit energi baru dan terbarukan. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri dan mampu memberi energi untuk seluruh rakyat Indonesia dengan efisien dan ekonomis,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Total proyek yang diresmikan terdiri dari 8 proyek PLTP—3 di antaranya telah memasuki tahap operasi komersial (COD) dan 5 lainnya dalam tahap peletakan batu pertama (groundbreaking)—serta 47 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersebar di 11 provinsi.

Rincian Proyek PLTP dan PLTS

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan EBT ini merupakan wujud konkret komitmen Indonesia menuju Net Zero Emissions (NZE) pada 2060.

"Selain PLTP, kita juga meresmikan PLTS di desa-desa yang sebelumnya belum memiliki akses listrik," ujar Bahlil.

Bahlil merinci, nilai total investasi proyek EBT ini mencapai sekitar Rp25 triliun dengan kapasitas terpasang sebesar 379,7 megawatt (MW).

Tiga PLTP yang sudah beroperasi meliputi:

Lima PLTP lainnya dalam tahap groundbreaking:

Sementara itu, 47 PLTS yang diresmikan memiliki total kapasitas 27,8 MW dan ditargetkan melistriki 5.383 rumah tangga di daerah terpencil.

Baca Juga: Nagari Kambang Utara jadi Percontohan Program Nagari Sehat 

Peran PLN dan Swasta

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyebutkan bahwa dari 47 PLTS yang diresmikan, 13 unit merupakan milik PLN. Proyek tersebut tersebar di wilayah Papua Selatan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur.

“Sebagai bentuk pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, kami berkomitmen menyediakan listrik yang andal hingga pelosok negeri demi mewujudkan pemerataan energi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Darmawan.

Peresmian ini juga menunjukkan kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan pihak swasta dalam mendukung target swasembada energi nasional dan pembangunan berkelanjutan.(*)

 

Editor : Hendra Efison
#Presiden Prabowo #55 Proyek Pembangkit EBT #Program Lisdes PLN di Berbagai Wilayah Indonesia