Hal ini disampaikannya dalam Seminar Parenting bertema “Mendidik Anak Zaman Now – Peran Keluarga Menyongsong Masa Depan” yang digelar di SD Islam Baitunnaim, Jorong Subarang Parit, Nagari Koto Tangah Batu Ampar, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (13/7).
Dalam kesempatan tersebut, Nevi juga meresmikan gedung baru SD Islam Baitunnaim sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“Anak-anak kita hidup di era layar dan informasi cepat. Maka cara mendidik mereka harus dengan cinta, komunikasi yang hangat, dan keteladanan nyata. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan larangan atau nada tinggi,” tegas Nevi.
Politisi PKS dari daerah pemilihan Sumatera Barat II ini menekankan bahwa keluarga adalah institusi pertama dan utama dalam proses pendidikan anak.
Menurutnya, pola asuh yang adaptif terhadap perkembangan zaman sangat diperlukan, mengingat tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini jauh lebih kompleks.
“Anak boleh bercita-cita menjadi apa saja, termasuk YouTuber atau content creator. Tapi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak mulia harus tetap jadi prioritas,” ujar anggota DPR RI dua periode tersebut.
Nevi juga menyoroti peran emosional orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran, perhatian, dan kasih sayang orang tua jauh lebih bermakna dibanding pemberian materi semata.
“Di tengah derasnya arus teknologi dan informasi, anak-anak kita butuh pegangan yang kokoh. Itu hanya bisa diberikan lewat keterlibatan emosional orang tua dan keteladanan dalam keseharian,” jelasnya.
Dalam ceramahnya, Nevi mengajak para guru dan orang tua untuk bersinergi dalam menanamkan nilai-nilai moral dan karakter pada anak sejak dini.
Ia menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam menyiapkan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan emosional.
Mengakhiri rangkaian acara, Nevi Zuairina secara simbolis meresmikan gedung baru SD Islam Baitunnaim.
Nevi berharap fasilitas baru ini dapat menjadi pusat tumbuhnya generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap membangun negeri.
“Dengan sarana yang baik dan pendidikan berbasis nilai, insya Allah akan lahir anak-anak yang siap membangun negeri ini dengan ilmu dan iman,” tutup Nevi.(*)
Editor : Heri Sugiarto