SIG Dorong Kejurnas Tenis Junior TDP Lahirkan Bibit Atlet Nasional

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 14:30 WIB
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra membuka Kejurnas Tenis Junior TDP di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026).
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra membuka Kejurnas Tenis Junior TDP di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendorong pembinaan tenis sejak usia dini melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP di Padang. Kompetisi ini diharapkan menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan atlet muda yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.

Sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota mengikuti kejurnas yang digelar di lapangan tenis PT Semen Padang. Kejuaraan tersebut dibuka Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, Minggu (27/9/2026).

Indrieffouny mengatakan dukungan SIG terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya pengembangan atlet sejak usia dini.

Menurutnya, tenis membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan. Kompetisi bagi kelompok usia muda menjadi penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus memantau perkembangan calon atlet.

“SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini,” ujar Indrieffouny.

Ia berharap kompetisi tersebut menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit atlet tenis yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia dalam berbagai kejuaraan.

“Harapan kami, melalui kejurnas ini akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP memberikan ruang kompetisi kepada atlet-atlet muda.

Ia berharap turnamen tidak hanya menghasilkan juara pada setiap kategori, tetapi juga melahirkan atlet muda berprestasi.

“Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Pri.

Kepada para peserta, Pri berpesan agar pertandingan dijadikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari setiap pertandingan. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas.

“Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian,” katanya.

Kejurnas tersebut mempertandingkan 26 kategori putra dan putri, tunggal maupun ganda. Kelompok umur yang dipertandingkan mulai dari KU-8 Red Ball, Orange Ball+1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16 hingga KU-18.

Irawati Moerid, mantan atlet nasional yang meraih medali emas dan perunggu pada SEA Games 1997, mengatakan kompetisi merupakan bagian penting dalam pembentukan atlet.

Menurutnya, latihan perlu diikuti pertandingan agar atlet terbiasa menghadapi tekanan dan situasi kompetitif. “Tidak ada juara tanpa kompetisi,” kata Irawati.

Dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah dan kelompok umur, kejurnas tersebut menjadi bagian dari ruang pembinaan tenis junior sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet muda.(*)

Editor : Hendra Efison
Kejurnas Tenis Junior TDP pt semen padang SIG pembinaan atlet Tenis Junior