Brasil tersingkir di perempat final Piala Dunia Qatar setelah kalah adu penalti melawan Kroasia pada Jumat (9/12/2022) lalu. Rodrygo dan Marquinhos gagal mengeksekusi tendangan penalti.
Setelah kekalahan itu, Pelatih Tite menyatakan mengundurkan diri. Tite menikmati masa enam tahun bertugas di Brasil setelah menggantikan Dunga pada 2016, dan memenangkan 60 dari 81 pertandingannya sebagai pelatih.
Di bawah asuhannya Brasil memenangkan Copa America 2019, dan menjadi runner-up dua tahun kemudian. Namun, di Piala Dunia 2018 dan 2022, mereka kalah di babak perempat final, masing-masing melawan Belgia dan Kroasia.
Sebagai penggantinya, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dilaporkan mengincar pelatih Manchester City Pep Guardiola. Seperti dilansir Dailymail, pria berusia 51 tahun itu target pertama CBF yang akan menghubunginya dalam beberapa hari mendatang.
Pep Guardiola pernah melatih Barcelona dan Bayern Munich sebelum bergabung dengan City pada 2016. Sejak itu, telah memenangkan empat gelar Liga Premier, satu Piala FA, dan empat Piala Liga.
Guardiola belum memenangkan Liga Champions bersama City, meski telah sampai ke final pertama pada 2021, kalah 1-0 dari Chelsea.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) diklaim akan menghubungi Pep Guardiola dalam beberapa hari mendatang dalam upaya ambisius untuk memikat pria Spanyol itu menjadi pelatih baru mereka.
Menurut outlet berita Spanyol SPORT, Brasil tertarik membuat langkah mengejutkan bagi Guardiola meski bulan lalu menandatangani kontrak baru di Etihad hingga 2025.
Presiden CBF Ednaldo Rodrigues dikabarkan ingin mengetahui apa rencana Guardiola dalam jangka pendek dan menengah. Dia tidak putus asa untuk membawa pelatih Catalan itu ke Amerika Selatan di akhir musim 2022-2023.
CBF bersedia mendobrak tradisi mereka yang hanya mempekerjakan pelatih asal Brasil, meski Guardiola akhir November lalu menandatangani kontrak baru di Manchester City hingga 2025.
Brasil diperkirakan tidak akan membuat keputusan tegas tentang pelatih baru mereka hingga awal tahun depan, dan CBF juga diketahui telah menyusun daftar target alternatif jika Guardiola tidak dapat dicapai.
Pelatih Sevilla Jorge Sampaoli memimpin daftar, sementara Abel Ferreira dari Palmeiras , Rogerio Ceni dari Sao Paulo, Fluminense Fernando Diniz dan Renato Portaluppi dari Gremio juga sedang dipertimbangkan.
Secara tradisi, Selecao hanya menunjuk pelatih asal Brasil. Tapi, setelah kegagalan Tite yang menerima banyak kritik ketika tersingkir lebih awal dari Piala Dunia, CBF bersedia menunjuk pelatih non-Brasil.
Namun, Brasil tidak terburu-buru untuk menunjuk pelatih baru karena mereka saat ini tidak memiliki pertandingan yang dijadwalkan hingga paruh kedua tahun 2023, ketika kualifikasi Piala Dunia 2026 Amerika Selatan dimulai.
Guardiola bulan lalu menandatangani kontrak baru dengan Man City, berkomitmen untuk masa depannya hingga 2025.
"Sejak hari pertama saya merasakan sesuatu yang istimewa berada di sini. Saya tidak bisa berada di tempat yang lebih baik. Saya masih merasa ada lebih banyak yang bisa kita raih bersama dan itulah mengapa saya ingin bertahan dan terus berjuang untuk meraih trofi," ungkapnya usai teken kontrak dengan Manchester City.(dym)
Editor : Admin Padek