PADEK.CO-FIFA dan Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) dikabarkan menguji aturan offside yang baru pada Sabtu (1/7/2023). Dalam peraturan itu, seorang pemain dinyatakan offside saat seluruh badan mereka melewati pemain bertahan terakhir tim lawan.
Dilansir dari Diario AS, uji coba aturan baru ala Arsene Wenger ini rencananya akan mulai diterapkan di Belanda, Swedia, dan Italia pada kompetisi U-21 putra dan U-19 putri.
Aturan offside baru tersebut bernama ‘Wenger Law’. Hal tersebut dikarenakan aturan tersebut diusulkan oleh seseorang bernama lengkap Arsene Charles Ernest Wenger.
Pada 2020, pria paruh baya yang lebih dikenal dengan nama panggung Arsene Wenger mengemban tugas sebagai Kepala Pengembangan Global FIFA.
Mantan pelatih Arsenal itu sudah mengajukan proposal mengenai perubahan aturan offside. Wenger menilai, peraturan offside yang ada saat ini tidak masuk akal.
Selain bekerja untuk FIFA, Wenger sendiri merupakan mantan pemain bola yang berasal dari Prancis dan sempat menjadi pelatih Arsenal periode 1996 hingga 2018.
Selama di Arsenal, Wenger membawa klub itu menjadi salah satu penguasa Liga Inggris. Setidaknya tiga gelar juara Liga Premier sudah dimiliki The Gunners selama dirinya melatih klub London utara.
Wenger juga diketahui menguasai beberapa bahasa asing. Selain Prancis, pria tersebut juga fasih berbahasa Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, dan Jepang.
"Saya berusaha sangat keras di sekolah. Saya sangat tertarik belajar bahasa asing. Karena bila Anda masih muda, lebih mudah untuk belajar," ucapnya yang dikutip The Guardian.
Pada 2021 lalu, Wenger sempat dikabarkan akan kembali terlihat di pinggir lapangan pada Januari 2022. Pasalnya, dia akan melatih tim super Arab Saudi untuk sementara waktu dalam sebuah ajang persahabatan bernama Riyadh Season Cup.(jpg) Editor : Admin Padek