Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Arab Saudi Bangun Stadion Termodern di Dunia di Puncak Tebing untuk Piala Dunia 2034

Admin Padek • Jumat, 19 Januari 2024 | 13:48 WIB
Arab Saudi membangun Stadion Mohammed bin Salman berkapasitas 45.000 orang di atas tebing setinggi 200 meter dan menampilkan layar LED terbesar di dunia yang berukuran satu 1,5 kilometer. (Foto: SPA)
Arab Saudi membangun Stadion Mohammed bin Salman berkapasitas 45.000 orang di atas tebing setinggi 200 meter dan menampilkan layar LED terbesar di dunia yang berukuran satu 1,5 kilometer. (Foto: SPA)
PADEK.JAWAPOS.COM-Arab Saudi terus berinvestasi di bidang olahraga. Untuk Piala Dunia 2034, negara itu mempersembahkan salah satu stadion paling modern di dunia. Stadion Mohammed bin Salman berkapasitas 45.000 orang akan dibangun di atas tebing setinggi 200 meter dan menampilkan layar LED terbesar di dunia yang berukuran satu 1,5 kilometer.

Stadion Pangeran Mohammed bin Salman yang serbaguna akan menjadi tuan rumah berbagai acara olahraga, hiburan, dan budaya terbesar di Arab Saudi. Lokasinya terletak di Kota Qiddiya, hanya sekitar 40 menit dari Riyadh.

Stadion futuristik ini ditetapkan menjadi tujuan yang wajib dikunjungi dan bertujuan untuk menarik wisatawan dari seluruh dunia.

Stadion ini dirancang untuk merevolusi pengalaman stadion tradisional dengan tata letak yang mendalam dan fitur teknologi yang unik serta menempatkan penonton sebagai pusat pertunjukan.

Setelah dibuka, stadion multifungsi ini akan menjadi markas dua klub sepak bola Liga Pro Saudi Al-Hilal dan Al-Nassr serta diusulkan menjadi tempat pertandingan Piala Dunia FIFA 2034.

Saudi juga siap menjadi tuan rumah beberapa acara olahraga terbesar di kawasan ini termasuk Piala Raja Saudi, Piala Asia, dan mungkin Asian Games 2034.

“Ambisi kami adalah agar Kota Qiddiya menjadi tujuan global untuk hiburan, olahraga, dan budaya dan stadion baru yang ikonik ini akan menjadi pusatnya,” ungkap Direktur Pelaksana Perusahaan Investasi Qiddiya Abdullah bin Nasser al-Dawood seperti dilansir dari Al-Arabiya.

Lebih lanjut disampaikannya, tempat futuristik ini bertujuan untuk menemukan kembali konsep stadion tradisional dan mewujudkan semangat sejati filosofi Power of Play Qiddiya. “Ini menggunakan teknologi tercanggih dan desain inovatif terdepan di dunia untuk menempatkan penonton sebagai pusat pengalaman,” imbuhnya.

Stadion Pangeran Mohammed bin Salman dirancang oleh firma arsitektur global terkemuka Populous. Atap, lapangan dan dinding LED stadion yang dapat dibuka merupakan inovasi arsitektur yang menawarkan keserbagunaan dan memungkinkan ruang berubah menjadi “mode acara” yang berbeda dalam hitungan jam.

Dinding LED raksasa akan menyiarkan acara langsung, film definisi tinggi, dan pertunjukan laser. Stadion ini akan memberikan pengalaman mendalam yang belum pernah ada sebelumnya bagi para tamu. Jika tidak diaktifkan, maka akan menampilkan pemandangan Kota Qiddiya.

Para tamu akan dapat menikmati beberapa acara dalam satu hari, termasuk sepak bola, tinju, esports, konser, dan pertunjukan teater.

Stadion Pangeran Mohammed bin Salman akan menggunakan teknologi mutakhir untuk memberikan para penggemar akses cepat ke data dan informasi langsung, termasuk penggunaan teknologi holografik tercanggih, yang memungkinkan interaksi virtual dengan selebriti dan bintang.

Sebagai tempat sentral di kawasan hiburan perkotaan, stadion ini menjanjikan pengalaman bermain yang lebih luas dengan akses langsung dan nyaman ke Distrik Permainan & Esport Kota Qiddiya yang dinamis serta pilihan hiburan kota lainnya di sekitar area tersebut.

Terintegrasi ke dalam struktur kota melalui berbagai pilihan transportasi, termasuk zona park 'n ride dan drop-off, stadion ini juga dekat dengan pusat perbelanjaan, tempat makan dan hiburan seluas 50.000 meter persegi serta pilihan hotel.

Tempat tersebut akan dapat menjadi tuan rumah acara sepanjang tahun di fasilitas yang dikontrol iklimnya, di mana konsumsi energi akan dikurangi melalui danau pendingin ramah lingkungan yang dibangun tepat di bawah stadion. Danau ini akan memanfaatkan tangkapan air hujan dari stadion dan area sekitarnya untuk mendinginkan sistem pendingin udara terlebih dahulu.

Diperkirakan akan ada 1,8 juta kunjungan tahunan ke stadion ini, bersama dengan enam juta kunjungan ke kegiatan lainnya. Stadion ini akan memainkan peran penting dalam target Visi 2030 untuk masyarakat yang dinamis, perekonomian yang berkembang serta negara yang ambisius dalam mendorong pariwisata dan menciptakan lapangan kerja.

Ekspose pembangunan stadion tersebut menyusul pengungkapan visi Putra Mahkota Mohammed bin Salman baru-baru ini untuk mengubah Kota Qiddiya menjadi tujuan global untuk hiburan, olahraga, dan budaya.(arb) Editor : Admin Padek
#LED terbesar di dunia #Stadion Arab Saudi #Stadion di puncak tebing #olahraga #budaya #hiburan #arab saudi #Piala Dunia FIFA 2034 #Stadion Pangeran Mohammed bin Salman #Qiddiya #Stadion Futuristik