Pasalnya, Semen Padang FC dan Persiraja Banda Aceh, yang berada di posisi kedua, sama-sama mengoleksi 6 poin, menyusul kemenangan Persiraja atas PSIM Yogyakarta dengan skor 3-1.
Semen Padang FC unggul selisih gol dari tim berjuluk Laskar Rencong itu. Jika ingin lolos ke babak semifinal tanpa bergantung pada hasil tim lain, Semen Padang FC tentu harus memenangkan sisa dua laga tersebut.
Dalam laga tersebut PSMS Medan unggul lebih dahulu lewat Ikhsan Chan pada menit ke-32. Semen Padang FC bisa menyamakan kedudukan ketika pemain pengganti Vivi Asriza berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang PSMS Medan pada menit ke-52.
Seharusnya, tim Kabau Sirah—julukan Semen Padang FC—bisa memperlebar jarak poin jika bisa menang melawan PSMS Medan. Bagaimana tidak, hampir 45 menit babak kedua berjalan, PSMS Medan bermain dengan 9 orang pemain, menyusul dua orang pemainnya mendapatkan kartu merah oleh wasit.
Sedangkan Semen Padang FC harus bermain dengan 10 pemain menyusul Syaiful Ramadhan mendapatkan kartu kuning kedua oleh wasit. Namun sampai peluit akhir babak kedua dibunyikan, kedua tim sama-sama tidak dapat menambah gol.
Hasilnya, Semen Padang FC berhasil mengumpulkan poin 6 dari 3 pertandingan, sedangkan PSMS Medan terpuruk di dasar klasemen sementara grup X. Usai pertandingan, Pelatih Kepala Semen Padang FC Delfiadri mengaku puas dengan hasil tersebut.
“Apapun hasilnya yang harus tetap kita syukuri. Hasil imbang ini tentu tidak terlalu buruk. Anak-anak (pemain) telah berjuang keras di lapangan,” jelasnya.
Selain itu ia juga mengaku bahwa selama babak pertama berlangsung, permainan anak asuhnya kurang berkembang sehingga tidak bisa menguasai jalannya pertandingan.
Apalagi setelah tertinggal satu gol, Semen Padang FC terpaksa bermain dengan 10 orang pemain karena kartu kuning kedua yang didapatkan oleh Syaiful Ramadhan.
“Namun di babak kedua alhamdulillah dari pergantian pemain yang dilakukan bisa mengubah pola permainan sehingga kami bisa menyamakan skor menjadi 1-1 dan bertahan sampai babak kedua berakhir,” katanya.
Untuk pertandingan selanjutnya, Delfiadri menyebut target dari Semen Padang FC tentu bisa lolos ke babak semifinal dan nantinya lolos ke Liga 1. “Mudah-mudahan target kami itu tercapai, sehingga kami bisa berlaga kembali di Liga 1,” pungkasnya.
Pemain Semen Padang FC Fandi Eko Utomo mengungkapkan, selama pertandingan melawan PSMS Medan, para pemain telah mengeluarkan penampilan yang terbaik dengan berjuang sekuat tenaga agar bisa meraih hasil yang positif.
“Saya mewakili pemain Semen Padang FC cukup puas dengan hasil ini. Mudah-mudahan kami bisa lebih baik lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” jelasnya. (adt) Editor : Novitri Selvia