Jeremie Frimpong menjadi aktor pembuka kebangkitan Leverkusen, sebelum Patrik Schick yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak dua gol di masa injury time. Kemenangan ini sontak membuat para pendukung Leverkusen bersorak gembira.
Xabi Alonso membuat tujuh perubahan pada timnya dari kemenangan 2-0 hari Minggu lalu melawan Wolfsburg di Bundesliga. Hanya Piero Hincapie, Edmond Tapsoba, Granit Xhaka dan Florian Wirtz yang tetap di tim.
Leverkusen mendominasi pertandingan dengan lebih banyak peluang dan penguasaan bola. Borja Iglesias sendiri memiliki empat tembakan ke gawang di awal pertandingan. Peluang terbaik datang dari Hincapie, tetapi usahanya dari jarak dekat diblok pada menit kesembilan.
Qarabag mengejutkan Leverkusen dengan memborong dua gol pertama. Abdellah Zoubir membawa tim asuhan Gurban Gurbanov unggul lewat sundulan di menit 58.
Keunggulan itu terancam usai Elvin Cafarguliyev diusir wasit karena melanggar Jeremie Frimpong setelah tinjauan VAR.
Meski bermain dengan 10 pemain, Qarabag justru mampu menggandakan keunggulan melalui Juninho yang memanfaatkan umpan silang Marko Vesovic pada menit 67.
Leverkusen baru bisa membalas melalui Frimpong yang memanfaatkan umpan silang Alex Grimaldopada menit 72 dan Schick menyamakan kedudukan di menit ke-90+3.
Drama di injury time berlanjut. Patrik Schick, sang penyelamat di leg pertama, kembali menjadi pahlawan dengan gol pamungkasnya di menit 90+7 untuk memastikan Leverkusen lolos ke perempatfinal. Penyerang Ceko tersebut memastikan timnya lolos tanpa harus menjalani babak tambahan.(*)
Editor : Heri Sugiarto