Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Leg Kedua Manchester City vs Real Madrid: Ancelotti tak Terpaku Statistik, Guardiola tak Takut!

Heri Sugiarto • Rabu, 17 April 2024 | 18:19 WIB

Manchester City dan Real Madrid siap bertarung habis-habisan di Etihad Stadium dalam leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis dini hari pukul 02.00 WIB (18/4/2024). (Foto: Paramount Plus)
Manchester City dan Real Madrid siap bertarung habis-habisan di Etihad Stadium dalam leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis dini hari pukul 02.00 WIB (18/4/2024). (Foto: Paramount Plus)
PADEK.JAWAPOS.COM-Manchester City dan Real Madrid siap bertarung habis-habisan di Etihad Stadium dalam leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis dini hari pukul 02.00 WIB (18/4/2024). Pertandingan ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk melaju ke babak semifinal dan merebut tahta juara Eropa.

Pertemuan dua tim terkuat Eropa ini diprediksi akan menjadi laga yang sengit dan penuh gengsi. Pada leg pertama di Santiago Bernabeu pekan lalu, kedua tim bermain imbang 3-3 dalam pertandingan dramatis yang penuh dengan aksi dan gol. City sempat memimpin 1-0 dan 3-2, namun Madrid berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan.

Meskipun banyak yang menilai peluang Real Madrid terbilang kecil, mengingat catatan mereka yang belum pernah menang di Etihad, tapi tim asuhan Carlo Ancelotti memiliki modal berharga, yaitu sejarah.

Ancelotti selalu membawa Real Madrid lolos ke semifinal Liga Champions dalam empat edisi yang ia pimpin, dan dua di antaranya berujung gelar juara.

Ancelotti yakin dengan kualitas para pemainnya dan tak ingin terpaku pada statistik. "Sepak bola selalu milik para pemain. Saya selalu mengatakannya berkali-kali dan besok pun akan sama," ujar Ancelotti dalam konferensi pers jelang pertandingan leg kedua.

"Semua orang bisa melihat statistik sesuka mereka. Saya selalu mengatakan bahwa statistik dibuat untuk dipecahkan. Ada banyak kasus pertandingan di mana Real Madrid tidak akan pernah menang dan kemudian menang," imbuhnya.

Musim lalu, Real Madrid dibantai 4-0 di Etihad pada leg kedua semifinal Liga Champions. Kekalahan itu membuat Ancelotti dan para pemainnya mendapat banyak kritik. Kali ini, Ancelotti ingin menunjukkan bahwa timnya telah belajar dari kesalahan dan siap untuk meraih hasil yang lebih baik.

Salah satu perubahan yang bakal dilakukan Ancelotti adalah membawa Nacho Fernandez ke lini tengah pertahanan untuk menggantikan Aurelien Tchouaméni yang absen karena skorsing. Nacho akan bertugas mengawal Erling Haaland, striker tajam City yang menjadi momok bagi Real Madrid.

"Haaland masih menjadi salah satu pemain paling berbahaya yang dimiliki City," kata Ancelotti. "Fakta bahwa dia tidak banyak tampil di pertandingan pertama adalah berkat pertahanan kami. Dia bisa menjadi penyerang tengah terbaik di dunia dan dia selalu berbahaya," imbuhnya.

Sementara itu, Manchester City memiliki ambisi besar untuk melaju ke semifinal Liga Champions untuk keempat kalinya berturut-turut, pencapaian terbaik dalam sejarah mereka di Eropa.

Tim asuhan Pep Guardiola menatap leg kedua perempat final Liga Champions dengan penuh percaya diri.

Juara bertahan Liga Champions ini datang ke pertandingan dengan performa bagus, setelah meraih kemenangan 5-1 atas Luton Town di Liga Inggris dan menempati puncak klasemen pada Sabtu lalu.

Pemainnya, Haaland (31 gol) dan Foden (22 gol) juga menjadi top skorer City di Liga Inggris musim ini.

Setelah kekalahan telak pada Liga Champions musim 2021/2022, tim asuhan Guardiola menghancurkan raksasa Spanyol itu pada 2022/2023 dengan kemenangan leg kedua 4-0 di Etihad. Pep Guardiola kala itu menyebut kemenangan tersebut sebagai pencapaian terbaiknya bersama City, mengingat Real Madrid adalah tim peraih rekor 14 gelar di kompetisi ini.

City kini telah menjalani 30 pertandingan kandang tak terkalahkan di Liga Champions, sebuah rekor di Inggris sejak tahun 2018.

Di leg kedua Liga Champions musim ini, Guardiola menegaskan tidak takut menghadapi Real Madrid. "Saya sangat menghormati mereka, saya sudah sering berhadapan dengan mereka," ujar Guardiola. "Saya tidak akan terlalu memuji mereka, tapi menurut saya, saya menghormati Real Madrid. Kalau saya bilang takut pada mereka, itu bohong," imbuhnya.

Kapten City, Kyle Walker, diragukan tampil karena cedera hamstring yang dialaminya pada leg pertama. Ia akan menjalani tes kebugaran untuk menentukan bisa dimainkan atau tidak.

"Saya akan melihat latihannya. Dia berlatih dengan baik, dia merasakan sedikit sakit, tapi mentalnya bagus. Saya tidak tahu apakah dia akan bermain sejak awal atau sebagai pemain pengganti, tapi saya pikir dia akan bisa bermain," ungkapnya.

Setelah pertarungan dengan Madrid, City menuju ke Wembley untuk menghadapi Chelsea di semifinal Piala FA. Kemudian, menjalani enam pertandingan Liga Premier untuk berjuang menyelesaikan rekor kesuksesan domestik keempat berturut-turut.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Real Madrid vs Manchester City #Leg Kedua Liga Champions #carlo ancelotti #man city vs madrid #manchester city #real madrid #pep guardiola