Hasil ini membuat Spurs menelan empat kekalahan beruntun di Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, dan kini tertinggal tujuh poin di belakang tim peringkat empat, Aston Villa, dengan tiga pertandingan tersisa.
Aston Villa yang kalah sehari sebelumnya, memberi Spurs jalan kembali ke perebutan tiket Liga Champions UEFA. Namun, mereka justru tumbang oleh tim besutan Jurgen Klopp.
Bagi Liverpool yang tersingkir dari perburuan gelar peringkat ketiga, hasil ini setidaknya meningkatkan harapan akan penyelesaian positif pada musim terakhir Klopp sebagai pelatih.
Mohamed Salah, yang kembali bermain usai berselisih dengan Jurgen Klopp di pinggir lapangan saat melawan West Ham, langsung membuka keunggulan The Reds melalui sundulannya. Andrew Robertson kemudian memperbesar kedudukan menjadi 2-0 jelang turun minum.
Liverpool yang tengah mempertahankan asa juara mereka, tampil semakin tajam di awal babak kedua. Salah dkk memperbesar keunggulan lewat gol sundulan Cody Gakpo dan tembakan jarak jauh spektakuler Harvey Elliott.
Spurs sempat berusaha bangkit melalui gol Richarlison dan Son Heung-Min. Namun itu hanya menghasilkan dua gol hiburan semata.
Meski sempat mendapat tekanan di akhir pertandingan, Liverpool berhasil mempertahankan keunggulan mereka berkat penyelamatan penting dari pemain pengganti, Joe Gomez. Gomez melakukan sapuan krusial di garis gawang untuk mencegah Johnson mencetak gol ketiga bagi Spurs
Di sisi lain, Liverpool nyaris menambah keunggulan melalui peluang yang didapat Salah (dianulir karena offside), Darwin Nunez, Dominik Szoboszlai, dan Trent Alexander-Arnold.
Kemenangan ini membawa Liverpool naik ke peringkat ketiga klasemen dengan raihan 78 poin, tertinggal empat poin dari Manchester City di peringkat kedua.
Sementara kekalahan ini membuat Spurs kini harus waspada karena hanya unggul empat poin dari Newcastle yang menempati peringkat keenam dengan sisa tiga pertandingan.(*)