Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Final Liga Europa: Leverkusen Incar Sejarah Treble Tak Terkalahkan, Atalanta Ingin Trofi Pertama

Heri Sugiarto • Rabu, 22 Mei 2024 | 02:34 WIB
Di bawah kepemimpinan Xabi Alonso, Die Werkself belum terkalahkan dalam 51 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. (Foto: Bayer04)
Di bawah kepemimpinan Xabi Alonso, Die Werkself belum terkalahkan dalam 51 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. (Foto: Bayer04)
PADEK.JAWAPOS.COM-
Xabi Alonso dan Bayer Leverkusen mengincar sejarah tak terkalahkan di final Liga Europa 2023-2024 menghadapi Atalanta, di Aviva Stadium, Dublin, Kamis pukul 02:00 WIB (23/5/2024).

Leverkusen tercatat sebagai tim pertama dalam sejarah Bundesliga yang tak terkalahkan dalam semusim di perjalanan meraih gelar juara. Di bawah kepemimpinan Xabi Alonso, Die Werkself belum terkalahkan dalam 51 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.

Kini, mereka berpeluang meraih treble tak terkalahkan jika mampu melewati Atalanta sebelum menghadapi Kaiserslautern di final DFB-Pokal, Minggu dinihari WIB (26/5/2024).

Hanya tiga tim sebelumnya yang pernah menjuarai kompetisi ini tanpa terkalahkan, yakni Chelsea (2018-2019), Villarreal (2020-2021), dan Eintracht Frankfurt (2021-2022). Leverkusen berambisi untuk menambah nama mereka dalam daftar tersebut.

Alonso, yang akan memimpin timnya di final Eropa pertamanya sebagai pelatih, menekankan ambisi klub untuk meraih pencapaian luar biasa.

"Ini akan sangat berarti bagi saya (memenangi trofi Eropa). Bisa berbagi kemenangan ini dengan orang-orang di klub, dengan para fans," ungkapnya kepada UEFA.

"Lihatlah bagaimana arti kemenangan Bundesliga bagi kami. Meraih gelar Eropa setelah bertahun-tahun sejak terakhir kali kami menang (Piala UEFA 1988), akan menjadi sejarah. Itu yang ingin kami lakukan, yaitu menjalani musim yang bersejarah," ungkapnya.

Jika itu berhasil, katanya, maka akan menjadi catatan emas, tidak hanya dalam sejarah klub, tapi mungkin juga di seluruh sejarah sepak bola Eropa. "Saya harap kami bisa berhasil," imbuhnya.

Sama seperti Alonso, pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini juga untuk pertama kalinya memimpin timnya di final Eropa.

Tim asal Italia itu mengamankan posisi lima besar di Serie A dengan kemenangan atas Lecce pada hari Sabtu dan bertekad untuk meraih trofi utama pertama mereka dalam 61 tahun.

Melihat kembali perjalanan musim ini, Gasperini mengaku bangga atas pencapaian timnya lolos ke final Eropa untuk pertama kalinya.

"Rasanya luar biasa. Ini pencapaian yang hebat dan sumber kepuasan, diraih dengan musim yang sangat bagus dari seluruh tim ini," ujar Gasperini. 

"Apakah ini titik tertinggi dalam karier saya? Ya, dalam hal pencapaian dan prestise, tentu saja. Dalam hal kepuasan, untungnya saya sudah memiliki beberapa pencapaian, meski mungkin tidak di level yang sama," tambah dia seperti dilansir dari Fotmob.(*)

 

Editor : Heri Sugiarto
#atalanta #leverkusen #xabi alonso #Die Werkself #gian piero gasperini #Tropi Pertama #final liga europa #Rekor Tak Terkalahkan #leverkusen vs atalanta