Kroos akan mengakhiri karier gemilangnya di usia relatif muda yaitu 34 tahun. Ia telah mendominasi level klub dengan meraih lima gelar Liga Champions dan juga juara Piala Dunia tahun 2014.
Hanya ada dua pertandingan tersisa bersama Real Madrid. Yakni menyelesaikan La Liga melawan Real Betis pada Sabtu malam, dan bertanding di final Liga Champions melawan Borussia Dortmund.
Karier Kroos kemudian berakhir setelah perjalanan Jerman di Euro 2024 selesai.
Kabar pensiun Kroos disambut dengan kesedihan, terutama dari rekan duetnya di lini tengah Madrid, Luka Modric.
Lewat unggahan di Instagram, Modric menuliskan pesan emosional untuk Kroos.
"Sulit rasanya menulis kata-kata ini," tulis Modric. "Dunia sepak bola bersedih karena seorang pesepakbola bersejarah akan pergi, dan saya akui, saya juga sangat sedih," ungkapnya.
"Toni, kamu adalah legenda olahraga ini dan legenda Real Madrid. Merupakan suatu kehormatan untuk berbagi lini tengah Real Madrid denganmu. Kamu memiliki kualitas yang membuatmu menjadi pesepakbola yang unik dan spesial, dan tidak akan pernah ada lagi Toni Kroos lainnya," lanjut Modric.
Selain Modric, rekan setim Kroos lainnya, Jude Bellingham, juga menyampaikan penghormatan.
"Satu tahun tidaklah cukup," kata Bellingham. "Terima kasih atas semua yang telah kamu berikan kepada permainan ini, LEGENDA."
Vinicius Junior, penyerang muda Real Madrid, menggambarkan Kroos dengan sebutan "Jenius."
"Itu adalah kata terdekat yang bisa saya temukan untuk menggambarkanmu, Toni," tulis Vinicius. "Ini adalah hari yang buruk bagi sepak bola. Mengetahui bahwa kita tidak akan melihatmu lagi. Terima kasih untuk setiap pelajaran yang diberikan, Toni Kroos," kata Vinicius. (*)