Musim ini menjadi musim yang penuh gejolak bagi Xavi. Pada awal tahun, dia sempat mengumumkan pengunduran dirinya di akhir musim menyusul kekalahan mengejutkan 5-3 dari Villarreal, dengan alasan kurangnya rasa hormat dan menggambarkan peran tersebut sebagai berat dan tidak menyenangkan.
Namun, performa Barcelona justru meningkat setelah pengumuman tersebut. Mereka berhasil melaju ke perempat final Liga Champions UEFA hingga akhirnya disingkirkan oleh Paris Saint-Germain (PSG).
Xavi akan melatih tim untuk terakhir kalinya dalam pertandingan tandang hari Minggu melawan Sevilla.
Dalam beberapa hari ke depan, FC Barcelona akan membuat pengumuman tentang struktur tim utama yang baru.
Pernyataan resmi klub mengungkapkan bahwa dalam pertemuan di Ciutat Esportiva Joan Gamper, presiden Joan Laporta telah memberi tahu Xavi Hernandez bahwa dia tidak akan melanjutkan jabatan pelatih FC Barcelona pada musim 2024-2025.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh wakil presiden olahraga Rafa Yuste, direktur olahraga Anderson Luís de Souza, Deco, Xavi, Oscar Hernández, dan Sergio Alegre.
"FC Barcelona ingin mengucapkan terima kasih kepada Xavi atas pekerjaannya sebagai pelatih, serta atas kariernya yang luar biasa sebagai pemain dan kapten tim, dan mendoakan kesuksesan di masa depan," tulis klub itu.
Rumor Pengganti dan Komitmen Xavi
Ada rumor bahwa presiden Barca Joan Laporta tidak senang dengan Xavi setelah dia memberi tahu tentang masalah keuangan klub yang dapat membuat mereka kesulitan musim depan.
Mantan pelatih Bayern Munich Hansi Flick disebut-sebut bisa menggantikan Xavi di kursi pelatih Camp Nou, musim depan.
Keputusan klub, resmi mengakhiri masa jabatan Xavi di klub untuk kedua kalinya setelah dia meninggalkan Barca sebagai pemain pada tahun 2015. Xavi kembali ke Barca sebagai manajer pada tahun 2021 untuk menggantikan Ronald Koeman yang hengkang.
Pelatih asal Terrassa Spanyol ini membawa Barca meraih gelar La Liga musim lalu, gelar pertama klub sejak 2019 dan gelar pertama mereka tanpa Lionel Messi sejak 1999.
Namun, performa Barcelona tidak konsisten sepanjang musim ini dan jarang bisa memberikan tekanan kepada juara musim ini, Real Madrid, dalam perebutan gelar.
Xavi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada klub, para penggemar, dan staf serta media. Xavi juga menyampaikan bahwa dirinya telah bekerja dengan pemain yang fantastis dan staf yang spektakuler sehingga pada musim lalu berhasil meraih gelar liga dan Piala Super.
"Musim ini segalanya tidak berjalan seperti yang kami inginkan. Tapi, kami telah memberikan segalanya dan kami telah membantu generasi baru pemain muda dari La Masia untuk berkembang dan mereka membuat kami semua bersemangat, para pemain Barcelona," ungkapnya.
Meski tidak melatih lagi, dia menekankan komitmennya yang berkelanjutan untuk tetap mendukung tim Barcelona meski di tribun penonton di Estadi Olímpic maupun di New Camp Nou.
"Mulai hari Minggu dan seterusnya, saya akan menjadi salah satu Culer (penggemar Barcelona) lagi di tribun penonton. Karena sebelum menjadi pemain atau pelatih, saya adalah seorang Barcelonista dan saya hanya menginginkan yang terbaik untuk klub dalam hidup saya," ungkapnya seperti dilansir dari Marca.(*)