Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengakui tim-tim yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia kuat-kuat. Bahkan, ada tim raksasa Asia yang telah berpengalaman bermain di Piala Dunia, seperti Jepang, Australia, dan Arab Saudi.
Namun, Erick optimistis timnas akan tetap percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya dalam laga home and away kualifikasi tersebut.
Erick yang pernah menjadi presiden klub raksasa Italia Inter Milan itu, menyebutkan bahwa dalam sepakbola kejutan bisa terjadi pada tim-tim yang tidak diunggulkan. Dia mencontohkan penampilan Austria dan Georgia di Euro 2024.
Sebagaiman diketahui, Austria berhasil menjadi juara Grup D Euro 2024, berada di atas tim-tim papan atas Prancis, Belanda dan Polandia yang memiliki banyak pemain bintang dan diunggulkan. Sedangkan Georgia berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Eropa setelah menaklukkan Portugal dengan skor 2-0.
"Harus diakui kita berada di grup yang berat. Namun, saya meminta kepada pelatih dan timnas kita agar jangan kasih kendor. Ingat, bola itu bundar dan banyak sejarah bagaimana tim tidak diunggulkan bisa buat kejutan. Lihat saja di Piala Eropa 2024 ini, bagaimana kiprah Austria atau Georgia. Jadi tetap melawan walau di grup berat," jelas Erick, Kamis (27/6/2024).
Erick secara khusus meminta para pemain timnas untuk mempersiapkan diri sejak hasil drawing hari ini diumumkan AFC di Malaysia.
"Itulah sebab, kami di PSSI mengatur dengan Liga untuk jadwal hingga tiga tahun ke depan agar agenda persiapan timnas dan pemainnya ke kualifikasi Piala Dunia bisa saling sinergi," tambahnya.
Erick juga meminta para pemilik klub untuk memberikan dukungan kepada pemain timnas yang ada di klub dengan memberi jam bermain lebih banyak. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketajaman, kematangan, dan skill pemain, yang pada akhirnya bisa meningkatkan performa ketika membela timnas.
"PSSI dan Liga sudah memberikan fleksibilitas ke klub dalam hal boleh mengontrak delapan pemain asing, dengan enam bisa bermain dan dua cadangan. Kebijakan itu jangan langsung mematikan jam bermain para pemain timnas di klub tersebut. Pemain berstatus timnas tetap harus dapat prioritas karena ujungnya meningkatkan kualitas skuad timnas," jelas Erick.
Erick menegaskan bahwa PSSI akan menyusun persiapan terbaik. Salah satunya, PSSI akan memanggil pemain terbaik yang tentunya bangga membela Indonesia di kancah internasional.
"Saya harap empat hari sebelum pertandingan kualifikasi, para pemain sudah bergabung sehingga pelatih dan pemain punya waktu lebih banyak dalam mempersiapkan tim. Jadi tidak ada alasan lagi. Kita ingin yang terbaik untuk kesempatan emas ini," tegas Erick.
Erick juga meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas Indonesia dapat menunjukkan penampilan terbaiknya dan terus menorehkan prestasi, bahkan hingga lolos ke Piala Dunia.
Peluang Asia di Piala Dunia 2026
Juara dan runner-up grup di babak ketiga kualifikasi totalnya enam negara akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026.
Peringkat 3 dan 4 grup, total enam negara, akan ikut babak keempat. Babak keempat akan dibagi dua grup, dan juara grup langsung lolos ke Piala Dunia 2026, sehingga total sudah delapan wakil Asia yang lolos.
Asia masih dapat menambah satu lagi menjadi sembilan wakil. Runner-up babak keempat akan diadu, dan pemenangnya akan melakoni laga Playoff dengan perwakilan dari benua lain. Jika pemenangnya adalah wakil Asia, maka akan ada sembilan wakil Asia di Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Heri Sugiarto