Bintang muda berdarah Maroko yang bermain di Barcelona tersebut, mencetak gol penyeimbang yang spektakuler pada menit 21 dari luar area penalti dalam usia 16 tahun 362 hari.
Dikutip dari laman resmi UEFA, Yamal memecahkan rekor pemain Swiss, Johan Vonlanthen, yang berusia 18 tahun 141 hari ketika mencetak gol penyeimbang melawan Prancis di Euro 2004. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Wayne Rooney selama empat hari.
Menariknya, sepuluh pemain termuda yang pernah mencetak gol di Euro kini semuanya berusia remaja.
Di antara nama-nama tersebut terdapat Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol di Euro pada usia 19 tahun 128 hari. Ronaldo membuktikan panjang kariernya dengan kini masuk dalam daftar pencetak gol Euro tertua.
Pemain lain yang turut mencuri perhatian di Euro 2024 adalah bintang muda Turki, Arda Guler. Pemain yang berkiprah di klub Real Madrid itu berada di peringkat keenam daftar ini setelah mencetak gol melawan Georgia pada Matchday 1.
Dengan torehan tersebut, pemain berusia 19 tahun itu menjadi pemain debutan termuda yang mencetak gol di Euro, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Ronaldo.
Sementara itu, rekor bertahan Vonlanthen kini telah dipecahkan oleh Yamal, yang bahkan belum lahir ketika pemain depan Swiss itu mencetak gol dua dekade lalu.(*)
Berikut Daftar 10 Pencetak Gol Termuda di Euro:
- Lamine Yamal (Spanyol) - 16 tahun 362 hari
- Johan Vonlanthen (Swiss) - 18 tahun 141 hari
- Wayne Rooney (Inggris) - 18 tahun 237 hari
- Renato Sanches (Portugal) - 18 tahun 317 hari
- Dragan Stojkovic (Yugoslavia) - 19 tahun 108 hari
- Arda Guler (Turki) - 19 tahun 114 hari
- Cristiano Ronaldo (Portugal) - 19 tahun 128 hari
- Ferenc Bene (Hungaria) - 19 tahun 183 hari
- Cristian Chivu (Rumania) - 19 tahun 238 hari
- Patrick Kluivert (Belanda) - 19 tahun 353 hari.