Pasangan petenis Spanyol tersebut kalah dari duo Amerika Serikat, Austin Krajicek dan Rajeev Ram, dengan skor 6-2, 6-4 di babak perempat final, Rabu (31/7/2024).
Pertandingan berlangsung di Court Philippe Chatrier, tempat Nadal telah mencatat 14 gelar juara French Open.
Penonton yang memenuhi stadion memberikan dukungan penuh kepada Nadal dan Alcaraz, terutama saat mereka berusaha bangkit di set kedua.
Namun, permainan solid dari pasangan Amerika Serikat membuat mereka kesulitan untuk menyamakan kedudukan.
Dengan kekalahan ini, pertanyaan tentang masa depan karier Nadal muncul kembali. Pada usia 38 tahun dan dengan catatan cedera yang cukup panjang, kemungkinan penampilannya di Olimpiade Los Angeles 2028 terlihat sangat kecil. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bahwa Paris adalah Olimpiade terakhirnya.
Nadal sebelumnya telah meraih medali emas tunggal di Beijing 2008 dan ganda putra di Rio de Janeiro 2016. Di Olimpiade Paris ini, ia kalah di babak tunggal dari rivalnya, Novak Djokovic.
Pertandingan melawan Amerika Serikat berlangsung sengit, dengan beberapa momen kontroversial. Salah satunya adalah keputusan wasit yang tidak mengubah panggilan bola keluar yang diprotes oleh pihak Spanyol.
Namun, semangat juang Nadal tetap terlihat hingga akhir pertandingan.
Setelah pertandingan, Nadal mengambil perlengkapannya dan berjalan meninggalkan lapangan.
Lalu, ia berhenti sejenak untuk melihat-lihat tempat yang sangat berarti baginya selama bermain tenis dan melambaikan tangan kepada para penonton, yang mengucapkan selamat tinggal dengan memberikan tepuk tangan meriah untuknya.
Meskipun memiliki kombinasi gelar Grand Slam yang luar biasa, Nadal dan Alcaraz jarang berpasangan dalam turnamen ganda.
Sementara itu, Krajicek dan Ram merupakan pemain ganda yang berpengalaman. Keduanya pernah menduduki peringkat nomor 1.
Ram telah mengoleksi empat gelar Grand Slam di nomor ganda putra dengan pasangan lain dan Krajicek satu gelar.
Kehadiran Bob dan Mike Bryan, legenda ganda tenis Amerika Serikat, di tribun penonton memberikan dukungan tambahan bagi pasangan Krajicek dan Ram.
Bob dan Mike Bryan meraih 16 gelar juara ganda Grand Slam dan medali emas Olimpiade ganda putra di Olimpiade London 2012. Bob adalah kapten tim tenis putra AS di Paris.
Atmosfer di stadion sangatlah panas, dengan sorakan untuk Nadal dan Spanyol yang bergema di hampir seluruh arena.
Nadal adalah pemain paling populer yang pernah berkompetisi di Roland Garros. Begitu populernya hingga ada patung baja dirinya yang berdiri persis di luar Chatrier.(*)