Guru dan tim basket sekolah tersebut menunjukkan semangat tinggi meskipun cuaca hujan. Suporter setia, DB Mania, tetap bersemangat sepanjang acara roadshow.
DBL Sumbar tahun ini menjadi ajang comeback bagi SMA Don Bosco, yang sebelumnya harus mengakhiri dominasi mereka di beberapa seri terakhir.
Sekolah ini dikenal sebagai salah satu penguasa basket di Sumatera Barat dengan koleksi gelar terbanyak untuk tim putra dan putri.
Kapten tim putra SMA Don Bosco, Saul Oktavian, mengungkapkan bahwa setelah kekalahan di final melawan MA Ar Risalah, timnya segera melakukan evaluasi dan pembenahan.
"Persiapan kami sudah matang, baik dari segi fisik maupun strategi. Latihan intensif telah dilakukan selama sebulan terakhir," katanya.
Saul menegaskan target mereka untuk kembali meraih gelar juara musim ini, "Kami siap menghadapi siapa pun lawan kami," tegasnya.
Kapten tim putri SMA Don Bosco, Valencia Kristela, juga optimistis. Setelah beberapa musim tanpa gelar, mereka bertekad merebut kembali juara pada Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Sumatera.
"Latihan intensif kami selama beberapa bulan terakhir diharapkan bisa membuahkan hasil. Kami ingin bermain sportif dan keras untuk menjadi juara," ujar Valencia.
Dukungan penuh dari pihak sekolah disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Don Bosco, Evisianty.
Ia berharap kedua tim putra dan putri dapat tampil maksimal dan merebut kembali gelar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Sumatera.
"Kami mengharapkan mereka memberikan performa terbaik dan merebut kembali gelar juara," pungkasnya.
Persaingan Tim Basket Pelajar
Kompetisi basket pelajar terbesar se-Indonesia, Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Sumatera, siap digelar pada 15 hingga 24 Agustus 2024.
Gelaran akbar ini akan kembali berlangsung di GOR Prayoga, Padang, yang selama ini menjadi saksi pertarungan sengit dan sejarah baru dalam dunia basket pelajar di Sumatera Barat.
Sebanyak 24 tim basket putra dan 15 tim basket putri dari berbagai sekolah di Sumatera Barat akan bertanding demi memperebutkan gelar juara.
Sekolah-sekolah yang berpartisipasi berasal dari Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Padangpanjang, hingga Kecamatan Koto Baru dan Kecamatan Tarusan.(*)
Editor : Heri Sugiarto