Kekalahan ini sejatinya sudah diprediksi oleh pelatih Hendri Susilo. Ia khawatir para pemainnya akan kesulitan bermain lepas karena kurang percaya diri. Kekhawatiran itu pun terbukti.
Semen Padang tampil tertekan dan kerap melakukan kesalahan fatal di lini belakang.
Borneo FC yang tampil lebih percaya diri langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Semen Padang FC di BRI Liga 1 2024/2025: Menargetkan Papan Atas
Gol cepat Stefano Lilipaly pada menit ke-4 membuka keunggulan Pesut Etam. Berguinho kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-40, sebelum Leo Gaucho memastikan kemenangan tim tamu pada menit ke-53.
Semen Padang baru mampu memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Ikechukwu Ngwoke pada menit ke-76. Namun, gol tersebut tak mampu mengubah jalannya pertandingan.
Kurang Percaya Diri
Hendri Susilo mengakui bahwa kurangnya kepercayaan diri menjadi faktor utama di balik kekalahan timnya.
"Saya sudah khawatir sejak awal pertandingan. Pemain terlihat gugup dan tidak percaya diri. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami," ujar Hendri.
Baca Juga: Profil Singkat 8 Pemain Asing Semen Padang FC di Liga 1 Musim 2024/2025
Kesalahan-kesalahan individu yang berulang kali dilakukan pemain Semen Padang membuat Borneo FC dengan mudah menguasai pertandingan.
"Kami harus belajar dari kesalahan ini dan segera bangkit," tambah Hendri.
Setelah menelan kekalahan di laga perdana, Semen Padang akan menghadapi tantangan berat pada pekan kedua.
Kabau Sirah akan bertandang ke markas Bali United, salah satu tim kuat di Liga 1. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB, Minggu (18/8), di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali.
Hendri Susilo berharap timnya dapat segera bangkit dan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
"Kami akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
Lawan Semen Padang FC berikutnya, Bali United FC telah menjalani laga perdana dengan mengalahkan Persik Kediri pada Minggu (11/8) lalu.
Tim yang diasuh pelatih asal Brasil, Stefano Cugurra ini dinilai telah bertranformasi menjadi tim yang berbeda dibandingkan musim sebelumnya.
Komposisi skuad Serdadu Tridatu lebih segar dengan kombinasi para pemain muda berkualitas.(*)