Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tim Asuhan Mourinho Gagal ke Play-Off Liga Champions: Fenerbahce Kandas di Tangan Lille

Heri Sugiarto • Rabu, 14 Agustus 2024 | 03:55 WIB

Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho tetap puas dengan perjuangan timnya meskipun gagal lolos ke babak playoff Liga Champions usai kalah dari LOSC Lille.(Foto: X Fenerbahce)
Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho tetap puas dengan perjuangan timnya meskipun gagal lolos ke babak playoff Liga Champions usai kalah dari LOSC Lille.(Foto: X Fenerbahce)
PADEK.JAWAPOS.COM-Klub Ligue 1 Prancis LOSC Lille berhasil melaju ke play-off Liga Champions setelah meraih kemenangan agregat 3-2 atas Fenerbahce, Rabu dinihari WIB (14/8/2024).

Meskipun bermain dengan sepuluh pemain,  pertandingan leg kedua di Ulker Fenerbahce Sukru Saracoglu Stadium Istanbul ini berakhir imbang 1-1, setelah Jonathan David menjadi pahlawan lewat tendangan penalti pada menit ke-118.

Pada pertandingan leg pertama, Lille mengalahkan Fenerbahce dengan skor 2-1. Sehingga pada leg ketiga ini tim asuhan Bruno Genesio menang agregat 3-2, dan mengalahkan tim Turki yang baru dilatih Mourinho pada musim ini.

Di babak pertama, kedua tim kesulitan mencetak gol, tetapi pada babak kedua, Lucas Chevalier melakukan penyelamatan penting pada menit ke-54 untuk menahan tendangan gelandang Fenerbahce Ismail Yuksek.

Fenerbahce hampir memecah kebuntuan lewat tendangan voli Bright Osayi-Samuel, yang sayangnya melenceng pada menit ke-82.

Tekanan Fenerbahce akhirnya membuahkan hasil ketika lemparan panjang Jayden Oosterwolde menyebabkan defleksi gol bunuh diri Bafode Diakite, yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan karena skor agregat 2-2.

Pada babak tambahan, drama semakin memuncak ketika Aissa Mandi menerima kartu merah pada menit ke-105, setelah tekel tinggi mengenai kepala Irfan Can Kahveci.

Walaupun bermain dengan sepuluh pemain, Lille tetap menunjukkan ketahanan mereka. Jonathan David mendapatkan penalti setelah VAR meninjau handball Oosterwolde.

Oosterwolde berhasil mengeksekusi penalti dengan baik dan memastikan kemenangan Lille.

Di menit-menit akhir, Fenerbahce hampir memaksa adu penalti ketika tembakan Cenk Tosun mengenai tiang gawang.

Hasil ini memastikan Lille lolos ke play-off Liga Champions, sementara Fenerbahce harus puas bermain di Liga Europa musim ini.

Secara statistik, Jonathan David tampil menonjol dengan lima tembakan dan ekspektasi gol tertinggi serta sentuhan terbanyak kedua di area kotak penalti sehingga kontribusinya sangat krusial dalam kemenangan Lille.

Reaksi Jose Mourinho

Pelatih kepala Fenerbahce, Jose Mourinho, mengungkapkan rasa puas dengan perjuangan timnya meskipun gagal lolos ke babak berikutnya usai kalah dari LOSC Lille.

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Mourinho memuji semangat juang para pemainnya.

"Tim telah memberikan segalanya hari ini. Baik dalam bertahan maupun menyerang, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Lille memang bermain sangat defensif, mereka hanya ingin menguasai bola dan mengulur waktu," ujar Mourinho.

Mourinho juga menjelaskan berbagai strategi yang telah dicobanya untuk membongkar pertahanan Lille.

"Kami telah mencoba berbagai formasi, pergantian pemain, dan tempo permainan yang berbeda. Namun, Lille tetap sulit ditembus.".(*)

Editor : Heri Sugiarto
#penalti #bruno genesio #hasil pertandingan #LOSC Lille #gol bunuh diri #liga champions #jose mourinho #Lille vs Fenerbahce #fenerbahce #jonathan david #Fenerbahce vs LOSC