Usai SMA Kartika 1-5 Padang menjadi ”korban” keganasan sang kuda hitam, kali ini, Minggu (18/7) SMA IT Insan Cendikia Payakumbuh berhasil menghentikan langkah Tim Basket Putra SMAN 2 Padang di GOR Prayoga Padang.
Kemenangan kedua yang didapatkan dengan skor 26:18 di laga keduanya itu, tidak mudah diraih oleh SMA IT Cendikia Payakumbuh. Hal itu terbukti karena sejak awal kuarter, terjadi jual beli serangan dari kedua tim.
Pelatih Tim Basket Putra SMA IT Insan Cendikia Payakumbuh Abdul Karim Muzakky mengapresiasi permainan timnya yang telah berhasil menekuk SMAN 2 Padang hari ini.
Ia menambahkan, kemenangan ini bisa diraih berkat usaha dan kerja keras, serta kedisiplinan para pemainnya sehingga berhasil meraih kemenangan.
“Para pemain sudah bermain sesuai dengan planning yang sudah disepakati bersama, sehingga kita meraih kemenangan pada hari ini dan melaju ke babak selanjutnya,” ucapnya.
Namun di sisi lain, pria yang akrab disapa Zaky tersebut mengatakan, ada beberapa catatan yang harus segera mereka evaluasi agar dapat terus melanjutkan langkah hingga ke partai final.
“Dari evaluasi pertandingan tadi, kami harus memperbaiki defense karena mereka (pemain) masih banyak lengah dan tidak fokus,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Tim Basket Putra SMAN 2 Padang Empie Murino mengatakan, para pemainnya sudah memberikan penampilan terbaik meski harus menerima kekalahan pahit hari ini.
Ia menyebut, salah satu faktor yang menyebabkan kekalahan pada hari ini dikarenakan tidak bermainnya dua defender utama mereka.
“Dikarenakan ada miskomunikasi terkait kostum mengakibatkan mereka tidak bisa ikut bermain hari ini, sehingga kami kekurangan defender. Andai pemain kami lengkap, mungkin bisa beda cerita. Mudah-mudahan tahun depan mereka bisa lebih baik,” pungkasnya. (yud)
Editor : Adetio Purtama