Sejak peluit kick-off ditiup, Barcelona tampil dominan dengan umpan-umpan akurat yang mengalirkan bola dengan baik untuk menemukan ruang dan menciptakan peluang.
Gelandang ganda Marc Bernal dan Pedri menjadi motor penggerak permainan Tim Catalan, sementara Lamine Yamal, Raphinha, dan Ferran Torres aktif memberikan umpan kepada Robert Lewandowski.
Kerja keras Barcelona membuahkan hasil pada pertengahan babak pertama.
Lamine Yamal berhasil memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas di luar kotak penalti, dan melepaskan tembakan indah yang terdefleksi Inigo Lekue. Bola pun bersarang di gawang Bilbao pada menit ke-24.
Barcelona hampir menggandakan keunggulan melalui serangan balik yang dirancang dengan baik. Namun, tembakan Lewandowski hanya membentur tiang gawang.
Tiga menit jelang turun minum, Bilbao mampu menyamakan kedudukan melalui titik putih setelah VAR mengkonfirmasi adanya pelanggaran di dalam kotak penalti.
Alex Berenguer terjatuh di kotak penalti akibat dilanggar Pau Cubarsi. Oihan Sancet dengan tenang mengeksekusi penalti dan mengubah skor jadi 1-1.
Di babak kedua, Barcelona masih menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang, sementara Bilbao hanya mampu bertahan.
Lewandowski kembali nyaris mencetak gol dengan sundulan bebas. Tapi berhasil digagalkan oleh penyelamatan gemilang kiper Bilbao, Alex Padilla.
Athletic Bilbao tidak banyak memberikan ancaman berarti, kecuali beberapa upaya dari Nico Williams yang tak cukup merepotkan kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen.
Fermín Lopez yang masuk sebagai pemain pengganti memberikan energi baru bagi lini serang Barcelona.
Tekanan tanpa henti yang dilakukan para pemain Barcelona akhirnya membuahkan hasil. Umpan silang Pedri yang terdefleksi jatuh ke kaki Lewandowski, yang akhirnya berhasil mencetak gol dengan tembakan keras.
Setelah itu, Athletic Bilbao memiliki waktu sekitar 15 menit waktu untuk mencoba menyamakan kedudukan.
Namun, Barcelona bermain disiplin dan tidak memberikan peluang berarti kepada tim tamu. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Barcelona.
Kemenangan ini membuat Barcelona berbagi keunggulan 6 poin di awal La Liga Spanyol ini dengan Celta Vigo yang berada di puncak klasemen.
Untuk pertandingan kedua berturut-turut, Raphinha terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Kontribusi Raphinha dinilai menjadi kunci yang mengubah penguasaan bola Barcelona menjadi serangan berbahaya.
Yang menjadi perhatian khusus musim ini adalah Raphinha mampu berkontribusi dari berbagai area di lapangan, baik umpan terobosan yang brilian dari area tengah maupun umpan silang untuk Lewandowski.
Performa ini menunjukkan peran krusial Raphinha dalam sistem permainan Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick.(*)
Editor : Heri Sugiarto