Meskipun Wales tampil dominan, mereka tidak berhasil mencetak gol di hadapan pendukungnya di kandang sendiri.
Pada babak pertama, Aaron Ramsey dan Joe Rodon hampir membawa Wales unggul, sementara Sorba Thomas sempat mencetak gol yang dianulir karena offside tepat sebelum jeda.
Di awal babak kedua, Turki harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Baris Yilmaz diusir wasit akibat pelanggaran yang berbuah kartu kuning kedua. Pelatih Vincenzo Montella kemudian meminta timnya bertahan untuk menjaga hasil imbang.
Meskipun demikian, Wales harus puas dengan satu poin yang tetap dianggap sebagai hasil positif dan jadi pertandingan menghibur.
Laga ini menandai awal era baru di bawah kepemimpinan Bellamy, yang sejak mengambil alih posisi pelatih pada Juli, dikenal dengan pendekatannya yang sangat teliti terhadap detail permainan.
Fokus Bellamy pada "informasi" menjadi kata kunci di antara para pemain, yang merasakan dampak dari metode kepelatihannya penuh semangat dan perhitungan.
Bellamy sempat mengakui bahwa emosinya tersentuh saat pertama kali memimpin Wales, namun ia berusaha tetap tenang dan fokus.
Pertandingan ini dipenuhi antisipasi tinggi, dan meskipun mayoritas pemain yang tampil sudah familiar. Gaya permainan Wales kali ini menunjukkan penyegaran.
Ramsey, yang ditempatkan sebagai penyerang utama, menunjukkan intensitas tinggi dalam permainan yang penuh dengan tekanan dan serangan cepat.
Wales nyaris mencetak gol beberapa kali, termasuk peluang Ramsey di awal pertandingan dan tendangan Joe Rodon yang meleset tipis.
Sorba Thomas juga hampir mengubah skor, namun golnya dianulir karena offside.
Setelah Yilmaz dikeluarkan dari lapangan, Turki mencoba bangkit dengan memasukkan pemain bintang, Hakan Calhanoglu, tapi justru Wales yang lebih banyak mengancam.
Brennan Johnson dan Harry Wilson beberapa kali hampir memecah kebuntuan, namun penyelesaian akhir tetap menjadi kendala.
Statistik pertandingan menunjukkan Wales menguasai 62% bola dengan 512 umpan yang berhasil dibandingkan dengan 242 umpan Turki. Wales juga melakukan 46 serangan berbanding 14 dari Turki.
Meskipun Wales gagal meraih kemenangan, performa ini menunjukkan bahwa era Craig Bellamy akan penuh dengan keseruan dan intensitas tinggi. Wales akan mencoba memperbaiki hasil ini saat bertandang ke Montenegro pada hari Senin mendatang.(*)
Editor : Heri Sugiarto