Dusan Vlahovic mencetak gol kelimanya dalam dalam laga ini, tapi Juventus tidak mampu mempertahankan keunggulan setelah Razvan Marin mengeksekusi penalti di babak kedua.
Hasil ini mengakhiri catatan clean sheet Juventus di Serie A musim ini.
Pelatih Juventus, Thiago Motta, mengakui bahwa timnya seharusnya tidak terlalu fokus pada mengelola permainan setelah gol pembuka Vlahovic.
"Kami mengendalikan permainan dan terlalu banyak mengelola bola setelah gol itu. Seharusnya kami terus menyerang, tetapi justru memberi ruang bagi lawan untuk kembali ke pertandingan," ujar Motta kepada DAZN.
Meski mendominasi babak pertama, Juventus kurang agresif dalam menyerang setelah unggul.
Akibatnya, Cagliari mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya di babak kedua, hingga akhirnya menyamakan kedudukan lewat penalti yang terjadi setelah Douglas Luiz melanggar Roberto Piccoli.
"Kami unggul, tetapi seharusnya tidak berhenti menyerang. Di babak kedua, kami menciptakan beberapa peluang, tetapi selalu ada perasaan bahwa Cagliari bisa kembali ke permainan. Ini adalah area yang harus kami perbaiki," tambah Motta.
Menurutnya, semua pertandingan Serie A itu sulit, siapa pun lawannya. "Hari ini, kami terlalu banyak memberikan ruang kepada lawan dan kesulitan menutup pertandingan," imbuhnya.
Pertandingan ini juga dipengaruhi oleh beberapa keputusan VAR, termasuk penalti yang diberikan setelah Sebastiano Luperto dinyatakan menyentuh bola saat berduel dengan Federico Gatti.
Selain itu, Francisco Conceicao diusir dari lapangan setelah dianggap melakukan diving saat merasakan tangan Adam Obert di bahunya, di dalam kotak penalti. Juventus harus bermain dengan 10 pemain.
Peluang Emas dan Kesalahan
Vlahovic hampir mencetak gol kedua beberapa menit sebelum Cagliari menyamakan kedudukan, namun peluang emasnya hanya berakhir di sisi gawang.
Baca Juga: Real Madrid Samai Poin Barcelona Usai Kalahkan Villarreal 2-0, Dani Carvajal Cedera Serius
"Tidak ada yang perlu dikatakan. Itu situasi yang bisa terjadi dalam pertandingan. Kami harus banyak memperbaiki diri agar lebih kompetitif," kata Motta.
Douglas Luiz, yang kembali menyebabkan penalti, menjadi sorotan karena kesalahannya serupa di laga sebelumnya.
"Cara terbaik untuk mengatasi ini adalah terus berlatih dan bekerja keras setiap hari. Ini berlaku untuk semua pemain, termasuk Douglas. Saya yakin akan ada hal-hal positif di masa depan," jawabnya.
Meski Juventus belum terkalahkan di Serie A musim ini dengan empat imbang dan tiga kemenangan, mereka mulai tergelincir di klasemen sementara.
Cedera Gleison Bremer dan kondisi belum fit Teun Koopmeiners yang harus diganti di babak kedua semakin memperparah situasi.
Sementara itu, Kenan Yildiz yang masuk dari bangku cadangan belum mampu memberikan dampak signifikan meskipun tampil baik.(*)
Editor : Heri Sugiarto