Hasil ini menjaga jarak Inggris dengan pemuncak klasemen, Yunani, tetap tiga poin, memperkuat peluang lolos di kompetisi ini.
Gol pembuka Inggris datang pada menit ke-18 melalui Jack Grealish, yang memanfaatkan umpan matang dari Angel Gomes. Umpan cerdas ini membuat Grealish dengan mudah menaklukkan kiper Finlandia, Lukas Hradecky.
Finlandia hampir menyamakan kedudukan tak lama setelah jeda, namun peluang Fredrik Jensen hanya berakhir dengan tembakan yang melebar.
The Three Lions kemudian memperbesar keunggulan di menit ke-74 lewat tendangan bebas spektakuler dari Trent Alexander-Arnold, sebelum Declan Rice mencetak gol ketiga sepuluh menit kemudian, dan memastikan kemenangan.
Finlandia hanya mampu membalas melalui sundulan Arttu Hoskonen, yang mencetak gol hiburan bagi tuan rumah menjelang akhir pertandingan.
Puas Inggris Dominasi Babak Kedua
Jack Grealish mengungkapkan kepuasannya usai pertandingan, meski sedikit kecewa karena Inggris gagal menjaga clean sheet.
"Kami bisa mencetak lebih banyak gol. Kami mendominasi permainan di babak kedua. Sayangnya, kami kebobolan dari bola mati, tapi kemenangan ini penting, dan kami senang dengan hasilnya," kata Grealish kepada ITV Football.
Grealish juga memuji umpan Angel Gomes yang berperan penting dalam gol pertamanya. "Pelatih memberi kami kebebasan bermain. Saya berlatih dengan Angel setiap hari, dan itu adalah assist yang brilian," tambahnya.
Pelatih sementara Inggris, Lee Carsley, senang dengan respons timnya setelah kekalahan dari Yunani sebelumnya. "Tim merespons dengan sangat baik. Kami mencetak tiga gol yang bagus dan bermain jauh lebih baik malam ini. Kami mengendalikan permainan, memiliki banyak penguasaan bola, dan menciptakan banyak peluang," ujar Carsley.
Carsley juga memuji penampilan Trent Alexander-Arnold yang mencetak gol luar biasa dari tendangan bebas. "Kualitas Trent tidak diragukan lagi. Dia sangat efektif, dan kami memaksimalkan kemampuan terbaiknya," tambahnya.
Tak lupa, Carsley juga menyoroti performa Jack Grealish yang disebutnya luar biasa dan menyayangkan absennya Grealish di laga saat kalah melawan Yunani.
Selain itu, ia juga menyoroti penampilan penuh Dean Henderson sebagai kiper, meski sayangnya gagal mempertahankan gawang dari kebobolan.(*)
Apresiasi Semangat Juang Pemain Finlandia
Sementara itu, pelatih Finlandia, Markku Kanerva, mengakui keunggulan Inggris. Namun, dia tetap memuji semangat juang timnya.
"Saya senang dengan sikap pemain kami dan semangat juang mereka. Inggris memang lebih baik, tetapi kami menunjukkan banyak hal positif meski ada beberapa kesalahan fatal di lini belakang," kata Kanerva.
Kanerva menambahkan bahwa performa Finlandia kali ini lebih baik dibandingkan kekalahan dari Irlandia beberapa hari sebelumnya.
Kanerva menambahkan bahwa meskipun kecewa dengan hasil, performa timnya lebih baik dibandingkan saat kalah 1-2 dari Irlandia beberapa hari sebelumnya. "Jika kebobolan tiga gol, sulit untuk menang. Itu terlalu banyak," pungkasnya.
Dengan kemenangan ini, Inggris terus bersaing di papan atas grup UEFA Nations League, sementara Finlandia harus melakukan evaluasi pertahanan untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto