Gol penentu dari John Stones di menit ke-95 membawa City kembali ke papan atas klasemen, di bawah Liverpool yang menempati posisi pertama dengan 21 poin usai mengalahkan Chelsea 2-1 beberapa jam sebelumnya.
Tuan rumah Wolves sempat unggul lebih dulu lewat gol Jorgen Strand Larsen pada menit ke-7.
Larsen sukses memanfaatkan umpan silang rendah dari Nelson Semedo untuk menaklukkan kiper City, Ederson, di tiang jauh.
Meski tertinggal, pasukan Pep Guardiola tetap menguasai pertandingan dengan dominasi penguasaan bola.
Manchester City menyamakan kedudukan di menit ke-33 melalui Josko Gvardiol.
Bek asal Kroasia ini mencetak gol indah The Citizens dengan tendangan kaki kanan yang tak mampu dihentikan kiper Wolves, Jose Sa, meskipun ia sempat menyentuh bola.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai, dengan Wolves bertahan mati-matian melawan gempuran City.
Di babak kedua, City terus menekan. Phil Foden dan Jack Grealish meningkatkan ancaman dari sayap.
Namun, Wolves tetap solid dalam bertahan dan berhasil menjaga Erling Haaland agar tidak mencetak gol.
Tampaknya pertandingan akan berakhir imbang sebelum gol dramatis Stones di menit ke-95.
Gol Stones sempat dianulir karena offside. Tapi, setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut disahkan.
VAR memutuskan bahwa Bernardo Silva tidak menghalangi pandangan kiper Wolves, Jose Sa, saat Stones menyundul bola masuk ke gawang dari sepak pojok.
Gol ini memastikan kemenangan City dan membuat Wolves terpuruk di dasar klasemen.
Wolves yang dipimpin oleh Gary O'Neil tampil cukup impresif, meski harus menerima kekalahan.
O'Neil dalam wawancara dengan Sky Sports mengatakan bahwa ia tidak terlalu berharap keputusan VAR berpihak pada timnya.
“Ada area abu-abu yang bisa mengarah ke mana saja, dan saya tidak yakin itu akan berpihak pada kami," ungkapnya.
Di sisi lain, Pep Guardiola memuji kesabaran timnya dalam menghadapi pertahanan solid Wolves dalam laga yang dipimpin wasit Chris Kavanagh ini.
“Hari ini, apa yang terjadi, rasanya luar biasa menang dengan cara ini. Mereka bertahan sangat dalam dan membuat Haaland sulit mendapatkan ruang, tapi kami tetap sabar dan akhirnya mendapatkan hasil," imbuhnya.
Guardiola juga menanggapi keputusan VAR dengan mengatakan, pada momen pertama, saat hakim garis mengangkat bendera, tampaknya ada offside, tapi dari sudut pandang John, Sa bisa melihat jalannya bola dengan jelas. "Jadi keputusan itu tepat," tandasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto