Ini adalah kali kedua dalam 15 tahun Milan mengalahkan Madrid di markasnya, dan membuat kemenangan ini semakin berarti bagi tim asuhan Paulo Fonseca.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rekor 15 pertandingan tak terkalahkan Madrid di kandang dalam kompetisi Eropa, dengan catatan 12 kemenangan dan 3 hasil imbang.
Gol pertama Milan dicetak pada menit ke-12 lewat sundulan Malick Thiaw setelah memanfaatkan sepak pojok dari Christian Pulisic.
Real Madrid segera merespons, dengan Kylian Mbappe dan Vinicius Jr. berupaya mencetak gol. Namun penjaga gawang Milan, Mike Maignan, berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Vinicius baru berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-22 melalui tendangan penalti, setelah dirinya dilanggar di area kotak penalti oleh Emerson.
Pertandingan berjalan sengit dengan serangan dari kedua tim yang terus menerus dilancarkan.
Pada menit ke-38, Rafael Leao menciptakan peluang bagi Milan yang berhasil ditepis oleh kiper Madrid, Lunin. Tapi, Alvaro Morata berhasil memanfaatkan bola pantul untuk membawa Milan unggul 2-1 hingga turun minum.
Di babak kedua, Lunin kembali dipaksa bekerja keras menghadapi sundulan Leao pada menit ke-52.
Mbappe memiliki dua peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun gagal memanfaatkannya dengan sempurna.
Milan kemudian menambah keunggulan menjadi 3-1 di menit ke-73 lewat gol Reijnders yang memanfaatkan bola liar di area kecil Madrid.
Real Madrid terus berusaha mengejar ketertinggalan. Rudiger sempat mencetak gol pada menit ke-83, namun dianulir VAR karena offside.
Peluang terakhir Madrid hadir di menit tambahan waktu, tapi lagi-lagi Maignan kembali menjadi penghalang utama.
Skor 3-1 bagi kemenangan Milan tetap bertahan hingga peluit akhir.
Maignan dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Panel Pengamat Teknis UEFA memuji kontribusi Maignan, yang tak hanya melakukan banyak penyelamatan penting, tapi juga memiliki pengaruh besar dalam penguasaan bola berkat akurasi umpannya.
Dengan kekalahan ini, Real Madrid telah kebobolan tujuh gol dalam empat pertandingan Liga Champions.(*)
Editor : Heri Sugiarto