Tim asuhan Roberto Martínez tampil luar biasa di babak kedua, yang dimulai dengan gol pembuka Rafael Leao pada menit ke-59.
Polandia sebenarnya mendominasi babak pertama, menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, permainan Portugal berubah total setelah turun minum.
Gol sundulan Leao memicu gelombang empat gol dalam rentang 16 menit. Cristiano Ronaldo mencetak dua gol, sementara Bruno Fernandes dan Pedro Neto juga turut mencetak gol.
Polandia hanya mampu membalas satu gol melalui Dominik Marczuk menjelang akhir laga.
Pada usia 39 tahun, Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan kemampuannya. Gol kelima Portugal, yang dicetak melalui tendangan salto dari umpan Vitinha, menjadi bukti bahwa sang kapten tetap menjadi ancaman serius bagi lawan.
Kemenangan ini membuktikan kualitas Portugal yang tampil penuh gaya di babak kedua, berkat masuknya Vitinha dari bangku cadangan yang mengubah jalannya pertandingan.
Sebaliknya, Polandia harus menelan kekecewaan setelah kehilangan beberapa pemain kunci akibat cedera, termasuk Bartosz Bereszyński dan Jan Bednarek.
Roberto Martínez menyebut babak kedua sebagai penampilan terbaik timnya sejauh ini.
"Babak pertama sangat buruk dari yang kami rencanakan. Kami kehilangan fokus dan frustrasi. Namun, babak kedua luar biasa. Tidak mudah memenangkan semua pertandingan dan mencetak lima gol. Kehadiran Vitinha sangat membantu, tetapi perubahan mentalitas dan intensitas tim menjadi kunci kemenangan," ujarnya.
Pelatih Polandia, Michal Probierz mengatakan kekalahan timnya sulit diterima setelah hampir menguasai sebagian permainan di babak pertama.
"Kami mengontrol permainan di babak pertama dan menciptakan peluang. Sayangnya, kami gagal mencetak gol. Cedera Bereszynski dan Bednarek membuat situasi semakin sulit. Gol pembuka Portugal sangat menyakitkan, dan meskipun kami mencoba berbagai perubahan, termasuk formasi 4-4-2, kami kesulitan bangkit," imbuhnya.
Dengan hasil ini, Portugal tak hanya melaju ke perempat final, tetapi juga semakin dekat untuk mengamankan posisi puncak grup.(*)
Editor : Heri Sugiarto