Gol penyama kedudukan Josko Gvardiol di babak kedua memastikan langkah tim tuan rumah ke babak delapan besar.
Meski tanpa pemain bintang, Portugal tetap menunjukkan permainan yang solid, dan hasil imbang ini memastikan finis sebagai juara grup A1 dengan 14 poin. Portugal hanya menelan tiga kekalahan dari 24 pertandingan di kompetisi ini.
Portugal tampil dominan di babak pertama dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-33 berkat gol cantik Joao Felix.
Pemain Atletico Madrid itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung oleh kiper Kroasia, Dominik Livakovic.
Meski tanpa sejumlah pemain senior seperti Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva, Portugal menunjukkan kualitas permainan, dan mengontrol jalannya laga di paruh pertama.
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic melakukan perubahan taktis yang signifikan di babak kedua. Setelah beberapa peluang emas dari Andrej Kramaric dan Ante Budimir yang mengenai mistar gawang, Kroasia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-65.
Kristijan Jakic melepaskan umpan silang yang sempurna kepada Gvardiol, yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol penyama kedudukan.
Setelah pertandingan, Dalic mengungkapkan rasa bangganya terhadap kerja keras para pemainnya.
"Mereka pantas mendapatkan hasil ini karena kerja keras mereka. Meskipun kami selalu harus berjuang keras, kami tampil baik di babak kedua," ujarnya.
Dalic juga mengapresiasi integrasi pemain muda yang semakin memperkuat tim nasional Kroasia.
Kroasia kini menantikan lawan di perempat final dan berharap untuk melanjutkan perjuangan setelah tahun lalu hanya finis sebagai runner-up.
Pelatih Portugal, Roberto Martínez juga mengungkapkan kepuasan meski timnya gagal meraih kemenangan.
"Kami menguasai bola di babak pertama dan tahu Kroasia akan menjadi lawan yang tangguh di kandang. Meskipun kami kebobolan, kami juga memiliki peluang. Saya sangat bangga dengan penampilan para pemain, terutama dengan adanya banyak pemain baru," kata Martínez.(*)
Editor : Heri Sugiarto