Pelatih baru Leicester Ruud van Nistelrooy terlihat hanya menyaksikan langsung dari tribun Stadion Gtech. Pasalnya, pertandingan kali ini ditangani pelatih sementara Ben Dawson.
Meski belum memimpin tim, Van Nistelrooy, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Leicester, terlihat kecewa saat tim barunya terpuruk.
Leicester sempat unggul lewat gol Facundo Buonanotte, yang mencetak gol setelah kembali dari skorsing. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan selama delapan menit.
Brentford kemudian membalikkan keadaan dengan cepat lewat gol Yoane Wissa. Kemudian, menguasai jalannya pertandingan dan memperbesar skor menjadi 4-1 saat laga berakhir.
Dalam laga ini, Kevin Schade mencetak hattrick dan menghancurkan harapan Leicester untuk meraih poin, dan semakin terancam terdegradasi dengan hanya satu poin di atas zona merah.
Dalam laga tersebut, Leicester terlihat sangat rapuh di lini belakang meskipun bermain dengan formasi bertahan yang lebih defensif, bahkan dengan menggunakan formasi tiga bek untuk pertama kalinya musim ini.
Mads Hermansen, penjaga gawang Leicester, berusaha keras untuk mencegah gol lebih banyak, tapi tidak dapat menghentikan serangan Brentford yang terus menggempur pertahanan Foxes.
Meskipun ada beberapa momen positif, seperti penampilan Jamie Vardy yang tajam dan Buonanotte yang menunjukkan potensi, hasil akhir pertandingan ini jelas menjadi pertanda buruk bagi perjalanan Nistelrooy.
Dilansir dari Dailymail, Van Nistelrooy, tiba di stadion bersama pemilik Leicester, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, dan menyempatkan diri berfoto dengan para penggemar.
Pelatih sementara Leicester, Ben Dawson berharap Van Nistelrooy dapat segera memperbaiki keadaan. Pertandingan pekan depan melawan West Ham akan menjadi laga pertama Van Nistelrooy sebagai pelatih kepala.
Bangga dan Bersemangat
Seperti dilansir dari laman klub, Van Nistelrooy, yang dikenal sebagai mantan penyerang top di Manchester United, Real Madrid, dan Belanda, akan mengemban tanggung jawab besar dalam upaya membawa Leicester kembali bangkit di Liga Premier.
"Saya bangga dan sangat bersemangat. Saya mendengar banyak cerita positif tentang Leicester City dan kualitas orang-orang di klub ini, serta dukungan dari para penggemar. Saya sangat antusias untuk memulai dan memberikan yang terbaik bagi klub," kata Van Nistelrooy dalam pernyataannya setelah resmi bergabung dengan Leicester City.
Van Nistelrooy, yang pernah melatih PSV Eindhoven dan sempat menjadi pelatih sementara di Manchester United, telah mempelajari skuad Leicester dengan cermat.
Ia merasa optimistis dengan kualitas pemain yang ada, terutama dengan kombinasi antara pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman seperti kapten Jamie Vardy. "Saya tidak sabar untuk bekerja sama dengannya," kata Van Nistelrooy.
Van Nistelrooy mengakui bahwa Leicester City memiliki struktur tim yang solid, baik di dalam maupun luar lapangan.
Menurutnya, gaya permainan yang diterapkan oleh mantan manajer Enzo Maresca, yang membawa Leicester menjuarai Championship, dapat diteruskan dengan beberapa penyesuaian sesuai dengan filosofi permainan yang dimilikinya. Saat ini Maresca melatih Chelsea.(*)
Editor : Heri Sugiarto