Meski mendominasi penguasaan bola, The Gunners kesulitan menciptakan peluang bersih, dengan satu-satunya gol Gabriel Martinelli yang dianulir karena offside.
Manchester United yang terlihat bermain kaku sepanjang babak pertama lebih mengandalkan serangan balik.
Meski tertekan, Bruno Fernandes dkk berhasil menjaga skor tetap 0-0 hingga jeda, dan menunjukkan pertahanan solid melawan tekanan Arsenal.
Perhatian utama bagi Mikel Arteta saat ini adalah kondisi kapten tim, Martin Odegaard.
Pemain asal Norwegia itu tertatih-tatih menjelang akhir babak pertama laga ini setelah mengalami cedera saat mengeksekusi tendangan bebas.
Odegaard mencoba bertahan hingga jeda, namun kondisinya menjadi kekhawatiran besar, terutama mengingat Arsenal sudah kehilangan Gabriel Jesus sebelumnya.
Pertandingan ini menjadi ajang kebangkitan bagi Arsenal setelah kekalahan 2-0 dari Newcastle United pada leg pertama semifinal Piala Carabao.
Kekalahan tersebut memicu keresahan di antara sebagian pendukung, terutama karena performa menyerang Arsenal yang dinilai kurang tajam dalam beberapa laga terakhir.
Di sisi lain, manajer Manchester United Ruben Amorim membawa timnya ke pertandingan ini dengan suasana hati yang lebih positif setelah hasil imbang 2-2 melawan Liverpool akhir pekan lalu.
Meski tampil kurang konsisten dalam beberapa laga terakhir, United bertekad menghindari tersingkir lebih awal dari Piala FA.
Sebagai juara bertahan, MU datang dengan status tim yang tidak diunggulkan, tali tetap optimistis berkat performa solid mereka di laga sebelumnya.
Babak kedua akan menjadi penentu apakah Arsenal mampu bangkit dan mengamankan kemenangan atau Manchester United dapat memanfaatkan peluang untuk mencuri hasil di Emirates.(*)
Editor : Heri Sugiarto