Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Reaksi Carlo Ancelotti Setelah Kekalahan Real Madrid Diwarnai Tekel Kontroversial, Blunder Wasit dan VAR

Heri Sugiarto • Minggu, 2 Februari 2025 | 11:15 WIB

Espanyol mengalahkan pemuncak klasemen Real Madrid lewat serangan balik menit ke-85. Gol tunggal dicetak Carlos Romero, pemain yang melakukan tekel keras terhadap Kylian Mbappe. (Foto: realmadrid.com)
Espanyol mengalahkan pemuncak klasemen Real Madrid lewat serangan balik menit ke-85. Gol tunggal dicetak Carlos Romero, pemain yang melakukan tekel keras terhadap Kylian Mbappe. (Foto: realmadrid.com)
PADEK.JAWAPOS.COM-Espanyol menciptakan kejutan besar di La Liga musim ini dengan mengalahkan pemuncak klasemen Real Madrid lewat serangan balik sempurna di menit ke-85.

Gol tunggal tim yang kini berada di peringkat 17 Klasemen La Liga itu, dicetak Carlos Romero, pemain yang melakukan pelanggaran kontroversial usai melakukan tekel terhadap Kylian Mbappe.

Keputusan kontroversial wasit Muniz Ruiz dan VAR yang tak meninjau ulang insiden tersebut menjadi sorotan utama laga yang digelar di RCDE Stadium, Minggu dinihari WIB (2/1).

Madrid Dominan, Espanyol Lebih Efektif

Real Madrid tampil dominan sepanjang pertandingan, terutama di babak kedua. Federico Valverde dan Dani Ceballos mengontrol lini tengah, Los Blancos terus menekan pertahanan Espanyol. Tapi, kiper Joan García tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan.

Espanyol yang lebih banyak bertahan sempat mengancam lebih dulu melalui tendangan Jofre, yang memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan.

Madrid sempat mencetak gol lewat Vinícius Jr., tetapi dianulir karena pelanggaran yang dilakukan Mbappe terhadap Pol Lozano.

Keputusan ini memicu perdebatan, karena Lozano sebelumnya tampak menarik Mbappe untuk mencegah pergerakannya.

Di babak kedua, Madrid meningkatkan intensitas serangan. Jude Bellingham melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang ditepis Joan García.

Bola muntah langsung disambar Mbappe, tetapi kiper Espanyol kembali melakukan penyelamatan spektakuler dengan tangan kirinya yang membentur tiang gawang.

Insiden Tak Berujung Kartu Merah

Pada menit ke-60, momen paling kontroversial terjadi. Mbappe yang sedang berlari cepat dihentikan secara brutal oleh Romero dengan tekel dari belakang di area betis.

Meski insiden ini jelas-jelas berbahaya, wasit Muniz Ruiz hanya mengeluarkan kartu kuning, dan VAR yang dipimpin Iglesias Villanueva tidak meminta tinjauan ulang.

Tak hanya itu. Dalam serangan lanjutan, Vinícius Jr. dijatuhkan di kotak penalti, tetapi Madrid tidak mendapat hadiah penalti.

Keputusan ini semakin memperbesar kontroversi atas kinerja wasit dalam laga ini. Mbappe bahkan menunjukkan bekas sepatu Romero di kakinya kepada wasit sebagai bukti pelanggaran keras tersebut.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti usai pertandingan langsung menyoroti insiden paling kontroversial dalam laga tersebut, yaitu tekel keras Romero terhadap Mbappe dari belakang.

Pelanggaran tersebut hanya dihukum dengan kartu kuning meski jelas-jelas berpotensi mengakibatkan cedera serius.

“Keputusan yang dibuat oleh wasit dan VAR tidak dapat dijelaskan,” ujar Ancelotti dengan nada kesal.

“Hal yang paling penting adalah melindungi pemain, dan itu adalah pelanggaran yang jelas, tekel yang sangat buruk dan berisiko. Untungnya tidak terjadi apa-apa, tetapi ada risiko cedera. VAR juga ada untuk ini. Kami merasa tidak dapat dijelaskan mengapa dia tidak menunjukkan kartu merah.," tegas wasit asal Italia itu.

Hukuman Telak bagi Madrid

Setelah terus menekan tanpa hasil, Madrid justru kecolongan di menit ke-85. Luka Modric yang masuk menggantikan Ceballos, kehilangan bola di lini tengah.

Espanyol langsung melancarkan serangan balik cepat. El Hilali mengirim umpan silang ke tiang jauh yang disambut Romero untuk mencetak gol kemenangan.

Kekalahan yang Mahal bagi Madrid

Selain kehilangan poin, Madrid juga mendapat kabar buruk dengan cederanya Antonio Rudiger di menit ke-15. Bek asal Jerman itu mengalami masalah otot pada kaki kanannya.

Jadwal derby Madrid melawan Atletico hanya sepekan lagi dan duel Liga Champions melawan Manchester City dalam waktu dekat, cedera Rudiger menjadi pukulan telak bagi Carlo Ancelotti yang tak memiliki banyak opsi di lini belakang.

Kekalahan ini membuat persaingan di puncak klasemen La.Liga semakin ketat. Jika Real Madrid ingin tetap berada di jalur juara, Mbappe dkk harus segera bangkit dalam derby melawan Atletico pada 8 Februari mendatang. Atletico saat ini hanya terpaut satu poin dari Madrid.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#rudiger #madrid vs city #Klasemen La Liga #Espanyol vs Real Madrid #kontroversi romero espanyol madrid #Kontroversi wasit dan var Espanyol #kekalahan Real Madrid #kylian mbappe #espanyol #Jadwal derby Madrid vs Atletico #real madrid